Nii

Polda Jatim Turun Tangan soal Penipuan NII

Kompas.com - 27/04/2011, 21:19 WIB

MALANG, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Jawa Timur dikabarkan telah turun mengambil alih sebagian pengusutan dugaan penipuan yang dilakukan oleh sementara orang yang mengaku-ngaku sebagai orang Negara Islam Indonesia.

Ini karena ternyata para korban dan pelaku ternyata melibatkan koordinasi antarwilayah Polda, termasuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat, dan pelaku yang dikabarkan dari Yogyakarta dan Lampung.

Kepala Polres Malang Ajun Komisaris Besar Agus Salim kepada wartawan di Malang, Rabu (27/4/2011), menjelaskan, saat ini pihaknya berbagi tugas dengan Polda Jatim, dengan menangani salah seorang korban yang tergolong sudah terlibat dalam, bernama MR, mahasiswa UMM asal dari Bima.

Menurut Agus, seluruh korban yang didapati di Malang terkategori sebagai korban meski sebagian darinya juga telah melakukan aksi merekrut kawan-kawannya. Itu artinya juga sudah meminta uang dari mahasiswa yang direkrut.

Polda Jatim diberitakan menangani kasus-kasus aksi penipuan NII yang berhubungan dengan jejaring luasnya secara nasional. "Soal itu masih didalami lagi nanti agar bisa mendapatkan mata rantai paling pangkal dari jaringan ini," katanya.

Humas UMM Nasrullah membenarkan, setelah kerja keras tim Investigasi UMM mengumpulkan fakta dari para korban yang mahasiswa UMM, kini pihaknya telah mendapat informasi bahwa penanganan sebagian kasusnya akan dilakukan oleh tim dari Polda Jatim, bukan dari Polresta Malang saja. "Kami mendukung sejauh yang dapat kami lakukan," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau