Minyak dan gas

BP Migas Beri Rekomendasi West Madura

Kompas.com - 28/04/2011, 19:44 WIB

    

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS) telah memberikan rekomendasi perihal perpanjangan wilayah kerja West Madura Offshore (WMO) kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Kamis (28/4/2011). Dua rekomendasi yang disampaikan mengenai komposisi pemegang partisipasi interes dan operator di wilayah kerja tersebut.  

Terkait komposisi pemegang partisipasi interes, BPMIGAS menyampaikan hasil rapat tanggal 13 April 2011 dimana PT. Pertamina (persero) memegang interes sebesar 60 persen, kata Kepala Divisi Humas, Sekuriti, dan Formalitas, BP Migas, Gde Pradnyana di Jakarta.

Sementara empat pemegang pemegang hak partisipasi lain mendapat bagian 40 persen. Keempatnya adalah Kodeco Energy, CNOOC, PT. Sinergindo Citra Harapan, dan Pure Link Investment yang masing-masing mendapat 10 persen. Rapat pada Rabu, 13 April 2011 dilaksanakan di kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi dan dilanjutkan dengan rapat yang digelar di kantor BP Migas pada Rabu, 27 April 2011.  

Gde menjelaskan, terkait penetapan operator, dilihat dari aspek teknis terdapat tiga alternatif yang diusulkan kepada Menteri ESDM. Pertama, Kodeco sebagai operator sampai dengan 31 Desember 2013, sesuai dengan hasil rapat tanggal 13 April 2011. Kedua, Pertamina sebagai operator setelah kontrak baru berlaku sampai dengan kontrak berakhir.  

Ketiga, Pertamina sebagai operator selama tiga tahun pertama, dan selanjutnya tetap menjadi op erator apabila kinerja Pertamina dinilai sama atau lebih baik dari operator terdahulu di tahun-tahun terakhir.  

"Sesuai dengan hasil analisis teknis terakhir, kami mengusulkan alternatif ketiga untuk menjadi bahan pertimbangan Menteri ESDM dalam menetapkan operator di blok tersebut," katanya.  

Menurut Gde, keputusan akhir tetap ada di tangan Menteri ESDM. Sebagai pengawas dan pengendali kegiatan hulu migas, BP Migas berharap, siapa pun operator yang ditunjuk dapat mempertahankan bahkan meningkatkan produksi migas di blok minyak dan gas bumi itu. Saat ini produksi minyak di blok itu sekitar 11.000 barrel per hari.   

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau