Blok west madura

BP Migas Merekomendasikan PT Pertamina sebagai Operator

Kompas.com - 29/04/2011, 03:27 WIB

Jakarta, Kompas - Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi merekomendasikan PT Pertamina (Persero) sebagai operator Blok West Madura Offshore setelah masa kontrak blok migas itu berakhir 7 Mei nanti. Syaratnya, perseroan itu harus menunjukkan kinerja baik dalam mengelola lapangan migas itu dalam tiga tahun ke depan.

Menurut Kepala Divisi Hubungan Masyarakat, Sekuriti, dan Formalitas Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) Gde Pradnyana, Kamis (28/4) di Jakarta, rekomendasi itu merupakan tindak lanjut surat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh yang meminta BP Migas menanggapi soal komposisi hak partisipasi dan operator West Madura. Untuk itu, BP Migas memanggil pihak terkait, termasuk PT Pertamina, Kodeco, dan CNOOC, Rabu (27/4) malam.

Terkait dengan penetapan operator, dilihat dari aspek teknis, ada tiga alternatif yang diusulkan kepada Menteri ESDM. Pertama, sesuai hasil rapat pada 13 April, Kodeco sebagai operator mulai 7 Mei 2011 sampai 31 Desember 2013, dan seterusnya oleh Pertamina. Kedua, Pertamina sebagai operator setelah kontrak baru berlaku hingga kontrak berakhir.

Ketiga, Pertamina sebagai operator selama tiga tahun pertama dan selanjutnya tetap sebagai operator apabila kinerja perusahaan negara itu dinilai sama atau lebih baik dari operator terdahulu di tahun-tahun terakhir. ”Dalam tiga tahun, kami evaluasi kembali. Saya yakin Pertamina mampu karena saat ini produksi sedang rendah, sekitar 12.000 barrel per hari. Targetnya bisa di atas 30.000 barrel per hari,” kata Gde Pradnyana.

Terkait komposisi pemegang hak partisipasi, hasil rapat pada 13 April lalu disepakati, PT Pertamina memegang komposisi hak partisipasi 60 persen. Empat pemegang hak partisipasi lain masing-masing mendapat 10 persen yakni Kodeco Energy, CNOOC, PT Sinergindo Citra Harapan, dan Pure Link Investment. Selain itu, pemerintah akan mendapat bonus tanda tangan.

Vice President Komunikasi Korporat Pertamina Mochamad Harun menyambut baik rekomendasi BP Migas itu. (EVY)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau