Pazzini: Inter Kehilangan Gelar Sejak Awal

Kompas.com - 29/04/2011, 08:05 WIB

MILAN, KOMPAS.com - Striker Inter Milan, Giampaolo Pazzini, mengatakan bahwa rekan-rekannya menilai bahwa kesempatan juara timnya sudah hilang sejak awal musim, saat Inter masih berada di bawah asuhan Rafael Benitez.

Saat masih ditangani Benitez, Inter memang mengalami awal yang sulit. Inter bahkan dinilai tak layak bersaing untuk menjadi juara setelah terlempar di papan tengah klasemen sementara Serie-A. Namun, setelah Benitez diganti Leonardo, Inter mulai tampil stabil dan berhasil bangkit kembali.

"Saya berbicara kepada rekan-rekanku (di Inter) dan aku bertanya kapan kesempatan untuk kami meraih scudetto hilang. Mereka pun mengatakan kami kehilangan kesempatan scudetto di awal musim ini. Dalam delapan atau sembilan pertandingan, kami hanya meraih 10 poin dari 24-27 poin yang tersedia," kata Pazzini kepada Inter Channel.

Pazzini mengaku bahwa timnya memang sempat bangkit dan menghidupkan kembali kesempatan untuk meraih juara. Tapi, peluang itu tertutup hanya dalam dua pertandingan saja.

"Kami berusaha untuk bangkit dengan menjadi tim yang kerja keras. Tapi, untuk melakukannya kami harus memenangkan setiap pertandingan. Kami tak sepenuhnya gagal, tapi pertandingan lawan Milan dan Schalke telah merusak musim kami," ujar Pazzini.

Ia menambahkan, "Performa kami meredup di saat yang menentukan dan kami tak bisa mengubahnya. Anda bisa melihat fakta itu saat pertandingan kami melawan Lecce (beberapa waktu lalu). Kami memang menang, tapi kami sangat kelelahan."

Saat ini, Inter berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 66 poin. Mereka tertinggal delapan poin dari Milan yang menempati posisi puncak dengan 74 poin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau