Jakarta hemat energi

Malam Ini Jakarta Gelap Selama Satu Jam

Kompas.com - 29/04/2011, 10:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mulai pukul 20.00 hingga 21.00 malam ini, Jumat (29/4/2011), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melaksanakan gerakan Jakarta Hemat Energi (JHE). Gerakan ini juga menjadi salah satu upaya memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April.

"Sebagai tindak lanjut Earth Hour, kami juga memanfaatkan hari lingkungan di tingkat internasional. Menggunakannya untuk mengajak warga DKI bermanfaat untuk lingkungan dengan kegiatan hemat energi melalui memadamkan lampu dalam satu jam," ungkap Gubernur DKI Fauzi Bowo, Rabu (27/4/2011) di Balaikota, Jakarta.

Dalam pelaksanaan Earth Hour sebelumnya, DKI berhasil hemat sebanyak 170 megawatt. Namun, untuk Gerakan Jakarta Earth Hour ini, pemprov masih belum mencanangkan target.

Ketua Harian Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO di Kementerian Pendidikan Nasional Arif Rahman menuturkan, ada empat hal penting yang terkandung dalam kegiatan hemat energi ini. Pertama, hak bumi jangan sampai dilupakan selain hak manusia.

"Bumi juga memiliki hak untuk dapat kondisi yang lebih baik. Hak antara manusia dan bumi ini harus seimbang," ucap Arif.

Kedua, adanya komitmen untuk terus melakukan aktivitas hemat energi dalam kehidupan sehari-hari. Keterkaitan manusia dengan bumi harus terus ditingkatkan. Ketiga, setiap RT dan RW harus memiliki program dan action plan untuk meneruskan aksi hemat energi. Keempat, perlu adanya monitoring dan evaluasi program.

"Melalui monitoring itu kami bisa melihat bagaimana reaksi perusahaan terhadap pemadaman ini. Bagaiman tanggapan warga soal ini. Perlu ada kerelaan warga untuk mengatur dirinya sendiri di dalam gelap," kata Arif.

Lokasi pemadaman lampu di DKI dalam rangka Hari Bumi 2011 ini adalah

Jakarta Utara

- Kantor Pemerintahan: komplek kantor wali kota dan seluruh kantor camat (6 lokasi)

- Perumahan: RW 02 Tugu Selatan dan RW 01 Kebon Bawang

- Industri: KBN Marunda dan KBN Cakung

- Penerangan Jalan: Jalan Raya Yos Sudarso (lampu merah Permai sampai Plumpang) dan Jalan Raya Artha Gading

- Kompleks Perumahan: Kompleks Perumahan Sudin Kebersihan Semper Barat dan Kompleks Perumahan Dinas Pemadaman Kebakaran Semper Barat Jakarta Pusat

- Seluruh kantor lurah, camat, dan dinas pemadam kebakaran di Jakarta Pusat

- Perumahan dinas pemadam kebakaran

- Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Merdeka

Jakarta Timur

- Perumkar DKI Pondok Kelapa, Perumahan Palem Indah Pondok Kelapa, Perumahan Era Mas 2000 Pulo Gebang, kompleks Dinas Kebersihan Pondok Bambu

- Komplek Yamaha

- Jalan Raden Inten, Jalan Kol. Sugiono, Jalan RM Sukamto, dan Jalan Pemuda

Jakarta Barat

- Kantor Kelurahan Rawa Buaya

- Perumahan di Rawa Buaya

- Jalan S Parman, Jalan Daan Mogot

- Kompleks Industri di Rawa Buaya

Jakarta Selatan

- Seluruh kantor lurah dan camat

- Kompleks Dinas Pesanggrahan, Kompleks Dinas Kebersihan Lenteng Agung, Kompleks Dinas Pemadam Kebakaran dan wilayah Binaan Jakarta Green Garden.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau