Kriminalitas

Pensiunan TNI AL Jadi "Bajing Loncat"

Kompas.com - 30/04/2011, 07:32 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Penjarah truk atau biasa disebut bajing loncat yang sering beroperasi di Jalan Raya Bojonegoro dibekuk jajaran Direktorat Kriminal Polda Jatim setelah enam bulan bersembunyi.

Tersangka yang juga pensiunan TNI AL tersebut ditangkap polisi pada 25 April lalu di kediamannya, Dusun Krajan, Desa Wonokromo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Polisi juga meringkus empat tersangka lainnya. Menurut Kasubdit IV Resmob Ditreskrim AKBP Iskandar, kawanan bajing loncat itu menjarah truk boks tronton bernopol BK-9389-DM yang memuat biskuit. Truk yang dikemudikan Berlin Purba itu pada akhir Juli tahun lalu dijarah di Jalan Raya Bojonegoro.

Pelaku juga sering beraksi di Tulungagung dan Pasuruan. Dalam mencari mangsa, menurut dia, biasanya mereka berkeliling menggunakan mobil Toyota Kijang.

Target selanjutnya akan diikuti dari belakang sebelum akhirnya disalip dan diberhentikan. Setelah truk berhenti, pelaku naik ke dan melumpuhkan sopir beserta keneknya. "Hasil jarahan kemudian dijual, dan hasilnya dibagi, masing-masing mendapat Rp 2,9 juta," katanya, Jumat (29/4/2011) sore.

Tersangka ditangkap berdasarkan pengembangan kasus yang sama dengan tersangka berinisial YF, yang kasusnya kini sudah sampai di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Sebagai barang bukti, polisi menyita satu mobil Toyota Kijang yang biasa digunakan tersangka untuk beroperasi dan satu truk sebagai barang bukti berkas perkara tersangka YF.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau