Versi Baru Firefox Tiap Tiga Bulan

Kompas.com - 30/04/2011, 19:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Firefox 4 baru saja diluncurkan Maret 2011 lalu dan Firefox 4 Launch Party baru digelar 29 April-7 Mei 2011 di Indonesia. Namun, Mozilla sudah berencana meluncurkan Firefox 5 pada 21 Juni 2011mendatang. Ada apa gerangan?

Ditemui di konferensi pers Firefox 4 Launch Party di Kedai Kopi Tiam Oey, Salihara, Jakarta Selatan, Sabtu (30/4/2011), Director of Asia Business Development Mozilla Gen Kanai mengatakan bahwa Firefox memang akan di-upgrade lebih sering.

"Kalau yang lalu versi baru Firefox ada tiap satu tahun sekali, sekarang kita akan upgrade 4 kali dalam setahun. Kami berusaha memenuhi fitur yang dibutuhkan pengguna dengan lebih cepat," kata Gen Kanai.

Dengan demikian, nantinya versi terbaru Firefox akan ada tiap 3 bulan sekali. Dalam jangka waktu tersebut pula, tiap pengguna mesti mengunduh versi terbaru untuk tetap update dan bisa memanfaatkan fitur terbaru.

"Ini berarti bahwa 3 bulan setelah Firefox 5, akan ada Firefox 6 dan tiga bulan berikutnya lagi akan ada Firefox 7," ungkap Kanai yang kali ini datang ke Indonesia untuk acara Firefox 4 Launch Party di 6 kota besar Tanah Air.

Lalu, apa tak repot dan membingkan harus memperbaharui tiap 3 bulan? Kanai menuturkan, "Pada dasarnya kami akan selalu penuhi kebutuhan pengguna. Nanti mungkin pengguna bisa upgrade secara otomatis."

Kanai menambahkan, waktu satu tahun untuk mendapatkan versi terbaru terlalu lama. "Sekarang sudah ada banyak browser sehingga kami perlu mengembangkan strategi untuk berkompetisi dengan yang lain," jelasnya.

Kanai mengajak untuk tak terlalu memikirkan angka versi Firefox, tetapi lebih fokus pada kelebihan yang didapat. Misalnya dalam sisi kecepatan dan keamanan yang diberikan versi terbaru. Kanai mengakui, dalam versi terbaru mungkin ada beberapa fitur yang berkurang tapi kebutuhan pengguna akan dilihat.

"Kami juga akan menunda peluncuran fitur tertentu jika memang saatnya belum tepat," ungkapnya.

Tentang Firefox 5 yang akan diluncurkan dalam 1,5 bulan lagi, Kanai mengatakan, "Anda tak akan bisa melihat perbedaannya, sebab perbedaannya lebih pada perubahan di engine-nya."

Sejauh ini, Indonesia tercatat sebagai negara terbesar kedua di Asia yang menggunakan Firefox. Sebanyak 3,3 juta Firefox 4 telah diunduh di Indonesia dengan market share 80 persen, jauh di atas yang lain.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau