Dana pendidikan

21 Kota/ Kabupaten Belum Cairkan BOS

Kompas.com - 02/05/2011, 03:55 WIB

Jakarta, Kompas - Sebanyak 21 kota dan kabupaten hingga saat ini belum mencairkan dana bantuan operasional sekolah (BOS) triwulan I 2011. Padahal, dana tersebut sudah cair dan diserahkan kepada 497 pemerintah kabupaten/ kota sejak Januari 2011.

Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh akhir pekan lalu di Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta, mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendampingan kepada daerah-daerah agar dana BOS cair sesuai jadwal, yakni paling lambat 15 Maret 2011. ”Meski demikian, dengan diberlakukannya otonomi daerah, tidak semua hal bisa ditangani Kementerian Pendidikan Nasional,” kata Nuh.

Nuh mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan kenaikan dana BOS sekitar 30 persen. ”Pertimbangannya, dana BOS saat ini baru mencukupi sekitar 70 persen dana operasional sekolah. Padahal, pendidikan dasar mestinya gratis karena menjadi tanggung jawab pemerintah,” ujar Nuh. Kenaikan dana BOS untuk SD dan SMP membutuhkan tambahan dana sekitar Rp 7 triliun.

Saat ini alokasi dana BOS dan dana buku untuk SD di kabupaten besarnya Rp 397.000 per siswa setiap tahun. Adapun siswa SD di kota Rp 400.000 per siswa setiap tahun. Dana BOS siswa SMP kabupaten Rp 570.000 dan SMP di perkotaan Rp 575.000 per siswa setiap tahun.

Koordinator Divisi Pemantauan Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri mengatakan, keterlambatan penyaluran dan ketidakjelasan penggunaan dana BOS ke sekolah dari pemerintah kabupaten/kota membuktikan terjadinya salah kelola atau maladministrasi, serta buruknya manajemen anggaran. (ELN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau