Hari pendidikan nasional

Puisi "Khusus" untuk Presiden....

Kompas.com - 02/05/2011, 18:28 WIB

PASURUAN, KOMPAS.com — Puluhan siswa berkebutuhan khusus di Kota Pasuruan menggelar pentas seni dalam rangka Hari Pendidikan Nasional di SMP LB, Kecamatan Purworejo, Pasuruan, Jawa Timur. Empat peserta dari SDLB membacakan puisi untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang meminta agar ada perhatian terhadap nasib siswa berkebutuhan khusus, Senin (2/5/2011).

"Untuk Pak Presiden, Pak Menteri, dan Pak DPR, kami minta perhatian bantuan agar kami bisa seperti orang lain. Kami pun tidak selalu mengiba, tapi kami ingin selalu berkreasi," kata Wildan, siswa SDLB Negeri Pasuruan, dalam puisinya.

Seusai pembacaan puisi, acara pentas seni dilanjutkan dengan pagelaran busana yang diperagakan oleh siswa tunarungu dan tunawicara SMP-LB dan SMA-LB se-Kota Pasuruan. Satu persatu mereka berlenggak-lenggok di atas pentas untuk memperagakan busananya. Tak luput senyum dan tawa pun terus menyapa hadirin.

Setelah pagelaran busana itu, giliran siswa tunanetra dan tunadaksa memperlihatkan kelihaiannya memainkan alat musik angklung. Tanpa banyak bicara, mereka langsung memainkan syair lagu "Hymne Guru". Meski tak seindah pemain musik angklung pada umumnya, sambutan penonton yang hadir menjadi dukungan penting bagi mereka.

Wildan Achsan Mukaffi, salah satu tunadaksa dari SDLB Negeri Pasuruan, mengaku sangat senang saat di atas panggung. Ia senang karena bisa memberikan hiburan bagi orang lain.

"Ya, senang, pokoknya senanglah," katanya sembari tersenyum di atas kursi roda.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan Bashori Alwi mengatakan, acara pentas seni ini diharapkan menjadi puncak apresiasi bagi semua siswa berkebutuhan khusus. Jumlah siswa berkebutuhan khusus tercatat di SMP LB dan SMA LB mencapai 77 siswa.

"Apalagi di hari seperti ini, Hari Pendidikan Nasional, tentu ini menjadi ajang untuk membuktikan bahwa mereka juga punya kelebihan," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau