Festival jakarta great sale 2011

Total Transaksi Diharapkan Mencapai Rp 8,6 Triliun

Kompas.com - 03/05/2011, 04:00 WIB

Jakarta, Kompas - Jakarta akan kembali menggelar Festival Jakarta Great Sale selama satu bulan penuh pada 17 Juni-17 Juli 2011. Total transaksi yang diperoleh selama FJGS ini diharapkan mencapai Rp 8,6 triliun atau meningkat 20 persen daripada transaksi tahun 2010.

”Tahun 2010 total transaksi di FJGS mencapai Rp 7,2 triliun, sedangkan pada tahun 2009 total transaksinya mencapai Rp 6 triliun,” kata Hasan Basri, Asisten Perekonomian dan Administrasi Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Senin (2/5) di Jakarta.

Harapan kenaikan transaksi ini muncul karena FJGS 2011 tidak hanya mengedepankan pemberian diskon besar-besaran, tetapi juga unsur festival. ”Festival berarti akan ada pertunjukan budaya. Festival ini yang akan menjadi daya tarik bagi wisatawan asing untuk datang ke Jakarta,” tutur Hasan.

Sementara itu, Handaka Santosa, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia yang juga Ketua Panitia FJGS, mengatakan, promo-promo FJGS pun akan dilakukan ke luar negeri, terutama untuk wisatawan di Asia Tenggara.

”Saat ini kami sudah menyebar brosur ke Timur Tengah. Kebetulan di sana sedang ada konferensi antarbiro perjalanan,” kata Handaka.

Untuk mendongkrak kunjungan wisatawan luar negeri, saat ini sedang digodok paket-paket wisata bekerja sama dengan Garuda Indonesia, hotel, dan kartu kredit.

”Pembicaraannya belum selesai, tetapi sebentar lagi paket-paket itu akan kami umumkan dan tawarkan ke luar negeri,” ujarnya.

Handaka mengakui, FJGS belum sebaik Singapore Great Sale, baik dari segi layanan maupun transaksi.

”Kita masih banyak kekurangannya, tetapi kita terus mencoba memperbaikinya. Penyediaan paket wisata ini juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan layanan FJGS,” katanya.

Pemerintah juga sedang menjajaki kemungkinan penghapusan pajak pertambahan nilai bagi wisatawan asing. ”Sebenarnya fasilitas itu sudah ada, tetapi papan penunjuk ke tempat penukaran di bandara kurang terlihat. Jadi, banyak orang yang tidak tahu,” kata Handaka.

Sementara itu, Tatang Sumantri, Kepala Bidang Pengelolaan Daya Tarik Destinasi Dinas Pariwisata DKI Jakarta, mengatakan, jumlah wisatawan asing yang masuk ke Jakarta tahun 2010 sebanyak 1,8 juta orang. Adapun target wisatawan asing tahun ini naik menjadi 2 juta orang.

Selain wisatawan luar negeri, wisatawan nusantara juga diharapkan membanjiri Jakarta. Tahun lalu jumlah wisatawan nusantara diperkirakan mencapai 19 juta jiwa. ”Ini angka Badan Pusat Statistik. Angka pastinya sulit dihitung karena pintu masuk ke Jakarta bagi wisatawan nusantara banyak sekali,” ungkap Tatang.

Dalam FJGS 2011 semua pusat perbelanjaan di Jakarta yang jumlahnya 68 buah akan turut serta. Pembukaan akan dilakukan serentak di lima wilayah Ibu Kota dan dilakukan oleh wali kota masing-masing.

Pembukaannya akan dipusatkan di Gandaria City, Jakarta Selatan. Selain dengan pergelaran budaya, pembukaan FJGS juga akan ditandai dengan pesta kembang api. (ARN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau