Jakarta, Kompas -
”Tahun 2010 total transaksi di FJGS mencapai Rp 7,2 triliun, sedangkan pada tahun 2009 total transaksinya mencapai Rp 6 triliun,” kata Hasan Basri, Asisten Perekonomian dan Administrasi Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Senin (2/5) di Jakarta.
Harapan kenaikan transaksi ini muncul karena FJGS 2011 tidak hanya mengedepankan pemberian diskon besar-besaran, tetapi juga unsur festival. ”Festival berarti akan ada pertunjukan budaya. Festival ini yang akan menjadi daya tarik bagi wisatawan asing untuk datang ke Jakarta,” tutur Hasan.
Sementara itu, Handaka Santosa, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia yang juga Ketua Panitia FJGS, mengatakan, promo-promo FJGS pun akan dilakukan ke luar negeri, terutama untuk wisatawan di Asia Tenggara.
”Saat ini kami sudah menyebar brosur ke Timur Tengah. Kebetulan di sana sedang ada konferensi antarbiro perjalanan,” kata Handaka.
Untuk mendongkrak kunjungan wisatawan luar negeri, saat ini sedang digodok paket-paket wisata bekerja sama dengan Garuda Indonesia, hotel, dan kartu kredit.
”Pembicaraannya belum selesai, tetapi sebentar lagi paket-paket itu akan kami umumkan dan tawarkan ke luar negeri,” ujarnya.
Handaka mengakui, FJGS belum sebaik Singapore Great Sale, baik dari segi layanan maupun transaksi.
”Kita masih banyak kekurangannya, tetapi kita terus mencoba memperbaikinya. Penyediaan paket wisata ini juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan layanan FJGS,” katanya.
Pemerintah juga sedang menjajaki kemungkinan penghapusan pajak pertambahan nilai bagi wisatawan asing. ”Sebenarnya fasilitas itu sudah ada, tetapi papan penunjuk ke tempat penukaran di bandara kurang terlihat. Jadi, banyak orang yang tidak tahu,” kata Handaka.
Sementara itu, Tatang Sumantri, Kepala Bidang Pengelolaan Daya Tarik Destinasi Dinas Pariwisata DKI Jakarta, mengatakan, jumlah wisatawan asing yang masuk ke Jakarta tahun 2010 sebanyak 1,8 juta orang. Adapun target wisatawan asing tahun ini naik menjadi 2 juta orang.
Selain wisatawan luar negeri, wisatawan nusantara juga diharapkan membanjiri Jakarta. Tahun lalu jumlah wisatawan nusantara diperkirakan mencapai 19 juta jiwa. ”Ini angka Badan Pusat Statistik. Angka pastinya sulit dihitung karena pintu masuk ke Jakarta bagi wisatawan nusantara banyak sekali,” ungkap Tatang.
Dalam FJGS 2011 semua pusat perbelanjaan di Jakarta yang jumlahnya 68 buah akan turut serta. Pembukaan akan dilakukan serentak di lima wilayah Ibu Kota dan dilakukan oleh wali kota masing-masing.
Pembukaannya akan dipusatkan di Gandaria City, Jakarta Selatan. Selain dengan pergelaran budaya, pembukaan FJGS juga akan ditandai dengan pesta kembang api.