Security Tightening in Bali Following Osama's Death

Kompas.com - 03/05/2011, 13:52 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Bali Governor Made Mangku Pastika has instructed the tightening of security on the tourist island following the death of Osama bin Laden. "This is to follow up the instruction of President Susilo Bambang Yudhoyono to step up security in Indonesia," the governor said here Tuesday.

Security measures will be intensified not only at the gates into Bali, but also places where foreign tourists, especially those from America , usually stay or gather, he said. "Certainly we are particularly protecting foreign tourists, not only American tourists but all foreign tourists," he said.

The security of tourists was the responsibility of Bali’s authorities. "During their stay in Bali, automatically we are responsible for their security and comfort," Made Mangku Pastika said.

The former Bali Police chief said all security personnel in Bali were now on high alert. Meanwhile, Indonesia’s military (TNI) is increasing its alertness following the death of Osama bin Laden in Pakistan to anticipate possible threats, TNI commander Admiral Agus Suhartono said.

"Certainly we together with the police will step up the alertness to prevent any eventuality," he said in Jakarta on Monday. He said TNI still needed support from all community components including the mass media who could report immediately in case they found abnormal things.

"That way we could take anticipatory measures more quickly, correctly and better so that any eventuality could be prevented," he said.

Bin Laden (54), the leader of terrorist network Al Qaeda, was believed to be the mastermind of the September 11, 2001 tragedy in New York when more than 3,000 people were killed after two planes crashed into the World Trade Center’s Twin Towers. The news about his death broke on May 1 after he had been the target of a manhunt that lasted almost 10 years.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau