Karanka: Dunia Tidak Buta

Kompas.com - 04/05/2011, 05:36 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com — Asisten Pelatih Real Madrid Aitor Karanka mengatakan, jutaan orang menyaksikan pertandingan timnya dan Barcelona pada leg kedua semifinal Liga Champions, Selasa (3/5/2011), dan pasti melihat terjadinya ketidakadilan untuk timnya dalam soal tidak disahkannya gol Gonzalo Higuain.

"Saya pikir, setelah semua yang telah dikatakan pekan lalu, setiap orang melihat apa yang terjadi hari ini. Tak ada yang perlu dikatakan lagi selain bahwa jutaan orang menyaksikannya," ujar Karanka.

Madrid menyambangi Barca dengan bekal kekalahan 0-2 pada leg pertama. Dalam sejarah kompetisi UEFA, tak ada tim yang mampu lolos ke babak selanjutnya setelah kalah 0-2 di kandang. Dengan begitu, tiket final adalah misi nyaris mustahil bagi Madrid.

Pilihan hidup atau mati membuat Madrid tampil agresif sejak awal, berbeda dari leg pertama. Pada menit ke-46, Higuain berhasil menembakkan umpan Ronaldo masuk ke gawang Barcelona. Namun, wasit tidak mengesahkan gol itu karena menilai Ronaldo melanggar Javier Mascherano.

Dari tayangan ulang terlihat, Ronaldo menabrak Mascherano setelah berkontak fisik dengan bek Barca, Gerard Pique.

Madrid pun melihat diri mereka tertinggal akibat gol Pedro pada menit ke-54. Gol balasan Madrid dicetak oleh Marcelo pada menit ke-64. Sampai peluit berbunyi panjang, tak ada gol tercipta, selain kedua gol tersebut. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau