Australia Kucurkan Dana ke Papua

Kompas.com - 04/05/2011, 18:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Australia berkomitmen menyediakan dana bantuan pembangunan sekitar 17 juta dollar Australia untuk Provinsi Papua dan Papua Barat pada tahun 2010 dan 2011. Hal itu merupakan komitmen Australia untuk mengurangi kemiskinan di dua provinsi tersebut.

Komitmen Australia itu, diperkuat Selasa (4/5/2011) ini dengan kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Greg Moriarty. Duta Besar Moriarty menyaksikan penandatanganan antara Gubernur Papua, Bapak Barnabas Suebu, dan Gubernur Papua Barat, Bapak Abraham O. Atururi, untuk program baru yang didanai Pemerintah Australia untuk meningkatk an kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

"Program baru ini menunjukkan komitmen Australia untuk mengurangi kemiskinan di dua provinsi termiskin di Indonesia," kata Mr Moriarty. Dan kami bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia, pemerintah daerah dan kabupaten untuk mencapai perkembangan yang berkelanjutan di Papua dan Papua Barat," kata Mr Moriarty, sebagaimana dalam rilisnya.

Duta Besar juga mengunjungi rumah sakit Yowari dan pusat kesehatan terdekat, dimana Pemerintah Australia bekerja untuk meningkatkan perawatan dan pengobatan untuk orang yang hidup dengan HIV / AIDS.

"Pencegahan HIV dan layanan kesehatan yang memadai bagi mereka yang hidup dengan HIV/AIDS di Papua dan Papua Barat telah menjadi fokus utama bagi Australia karena kasus HIV yang dilaporkan di wilayah tersebut berada di atas rata-rata nasional Indonesia," kata Dubes Moriarty.

Duta Besar juga bertemu dengan guru dan siswa di Sekolah Dasar Maripi yang kini memberikan pendidikan berkualitas berkat bantuan dari Australia. " Ada banyak tantangan dalam meningkatkan kual itas pendidikan di Papua dan Papua Barat, dilihat dari keragaman geografis, kepadatan penduduk yang rendah dan keterpencilan desa," kata Dubes Moriarty.  

"Australia senang dapat bekerja sama dengan UNICEF untuk mendukung pendidikan di provinsi-provinsi i ni. Program pendidikan memberi anak-anak di beberapa daerah miskin dan terpencil kesempatan untuk menerima pendidikan berkualitas," ujar Dubes Moriarty.

Duta Besar juga mengunjungi masyarakat pedesaan untuk melihat karya fasilitator lokal yang didukung oleh bantuan Pemerintah Australia melalui program PNPM RESPEK. Para fasilitator membantu masyarakat mengidentifikasi isu-isu prioritas dan membangun infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan dan sumur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau