Infrastruktur

Waspadai Macet di 3 Titik Jalur Pantura

Kompas.com - 04/05/2011, 19:41 WIB

KARAWANG, KOMPAS.Com — Pengguna jalur utama pantai utara harus mewaspadai potensi kemacetan di tiga titik perbaikan di ruas Jatisari-Patokbeusi di Kabupaten Karawang dan Subang, Jawa Barat. Dalam dua pekan terakhir, penyempitan jalur akibat perbaikan jalan dan jembatan memicu penumpukan kendaraan dan kemacetan panjang.  

Tiga lokasi itu adalah Jembatan Jatisari di sekitar Pasar Jatisari, Jembatan Cikalongsari, serta Jembatan Cilamaya. Selain jembatan, kini para pekerja juga masih mengupas dan mengeraskan aspal jalan di jalur menuju Jakarta di sekitar tiga jembatan itu. Kendaraan dari dan ke arah Jakarta atau Cirebon pun harus berbagi di satu jalur sepanjang 100 meter hingga 1.000 meter.

Pada Rabu (4/5/2011) sore, kendaraan menumpuk di jalur menuju Jakarta, sekitar 2 kilometer menjelang Jembatan Jatisari. Kondisi serupa terjadi menjelang Jembatan Cilamaya di daerah Tanjungrasa, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang.  

Kepala Kepolisian Resor Karawang Ajun Komisaris Besar Merdysam mengatakan, pengguna jalan bisa menempuh rute Sadang-Kalijati-Subang untuk menghindari kemacetan di ruas Jatisari-Patokbeusi.

Penumpukan kendaraan masih berpotensi terjadi karena proyek perbaikan jalan dan jembatan dijadwalkan selesai akhir Juni atau awal Juli mendatang.  

Saat ini perbaikan masih di jalur menuju Jakarta dan nanti berpindah di jalur sebaliknya. "Penyempitan jalan di sekitar lokasi perbaikan berpeluang memicu penumpukan. Apalagi menjelang akhir pekan atau hari libur nasional," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau