Kecelakaan di bengawan solo

Posko Korban Perahu Terbalik Dipindahkan

Kompas.com - 05/05/2011, 09:49 WIB

BOJONEGORO, KOMPAS.com - Posko korban perahu terbalik yang terjadi di Bojonegoro Senin lalu, Kamis (5/5/2011) dipindahkan di tambangan Taman Bengawan Solo sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian di Dusun Genuk Desa Padang Kecamatan Trucuk.

Kepala Detasemen C Brigade Mobil Polda Jatim, Komisaris Sugeng Prayitno menjelaskan, saat ini tinggal lima unit perahu yang dikerahkan untuk mencari korban. Tiga perahu dari Brimob dan Kodim 0813 dua dari Badan Kesatuan Bangsa Politik Perlindungan Masyarakat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bojonegoro.

Jumlah personil Brimob juga dikurangi dari 62 jadi 53 orang. Sugeng menjelaskan pemindahan Posko karena diperkiran empat korban yang belum ditemukan sudah terbawa arus jauh. "Kemarin saja ada yang ditemukan di Babat," kata Sugeng.

Pencarian kali ini juga dilengkapi alat selam. Selain itu ada tim penunjang yang memantau dari darat. "Ya, semoga hari ini para korban bisa ditemukan," ujarnya.

Hingga saat ini tinggal Yhana Octaviani (15), Fety May Nurhidayah (15) keduanya siswa MTsN1 Bojonegoro, Sri Parti (17) siswa SMKN 1 Bojonegoro dan Ketut Arisanto (30) yang belum ditemukan. Ketiga siswa masih berseragam sedangkan Aris Ketut ada tanda tato di tubuhnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau