SOLO, KOMPAS.com — Ketua Komite Normalisasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (KN PSSI) Agum Gumelar meminta semua pemegang hak suara hadir dalam kongres yang akan dilangsungkan 20 Mei. Munculnya gagasan dari sejumlah pihak soal kongres tandingan disebutnya hanya memperumit suasana.
"Saya imbau semua pemegang hak suara hadir di kongres. Soal siapa yang terpilih serahkan kepada mekanisme kongres," tutur Agum di sela-sela kunjungan Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) di Solo, Kamis (5/5/2011).
Kongres tandingan, lanjut Agum, hanya akan memperumit keadaan. Menteri Pemuda dan Olahraga juga sudah menyatakan tidak mendukung. Sikap itu sangat memaksakan kehendak. Sejauh ini FIFA melarang empat calon ketua umum dalam kongres yang gagal untuk menjadi kandidat dalam kongres yang ditangani Komite Normalisasi. Kalaupun ingin tetap memperjuangkan diri, lanjut Agum, bentuk saja tim untuk memprotes ke FIFA.
Upaya masih bisa dilakukan sebab calon definitif ditetapkan 13 Mei. Keempat orang itu dinyatakan gugur dalam verifikasi karena memang tidak bisa diproses. Adapun Komite Banding, kata Agum, untuk calon yang tidak lolos karena persyaratan kurang.
"Jangan KN yang dikuyo-kuyo. KN hanya melaksanakan tugas dan sudah memperjuangkan ke Zurich (markas FIFA). Saya sudah minum pil sabar tiap hari," tutur Agum.
Komite Normalisasi berharap siapa pun ketua terpilih bisa membawa suasana kepengurusan PSSI tidak seperti saat kepemimpinan Nurdin Halid. Saat itu, kata Agum, nuansanya arogan. Semua memaksakan kehendak, tidak ingin berkomunikasi dengan pihak yang berbeda pendapat, dan saling curiga.
Untuk masa mendatang, Agum mengatakan, kepengurusan PSSI harus memupuk rasa kebersamaan dan bukan kebencian. Selain itu, ia meminta siapa pun yang menjadi ketua umum PSSI bersikap bijak, melanjutkan yang sudah baik dan meninggalkan yang buruk tanpa gembar-gembor.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang