Ktt asean-ue

Presiden Paparkan 3 Prioritas Indonesia

Kompas.com - 05/05/2011, 13:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ketika membuka Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-Uni Eropa pertama di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (5/5/2011), memaparkan tiga prioritas utama Indonesia di ASEAN pada tahun 2011. Tahun ini, Indonesia menjabat sebagai Ketua ASEAN.

"Pertama, Indonesia ingin memastikan perkembangan yang signifikan dalam mewujudkan Komunitas ASEAN pada 2015. Untuk Komunitas Ekonomi ASEAN, hal ini merupakan proses perluasan dan perdalaman ekonomi ASEAN sebagai mesin pertumbuhan," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Indonesia juga ingin mempersempit jurang perbedaan pembangunan ekonomi di antara negara-negara anggota ASEAN. Indonesia menginginkan ASEAN yang lebih inklusif dan seimbang.

Presiden SBY mengatakan, pembangunan infrastruktur dan konektivitas bukan hanya sekedar efisiensi, tapi juga mengurangi disparitas. "ASEAN juga akan terus melakukan mekanisme regional dan kerja sama dalam merespon tantangan makro ekonomi, keamanan pangan, dan lainnya," kata SBY. Kedua, Indonesia ingin memperkuat hubungan ASEAN dengan Asia Timur.

Hal ini, kata SBY, membutuhkan koordinasi untuk kebijakan makro ekonomi, utamanya yang berkaitan dengan keamanan pangan dan energi, konsolidasi berbagai perjanjian perdagangan, dan mengedepankan isu perubahan iklim.

Sementara itu, prioritas ketiga, Indonesia ingin memasatikan perjanjian dan kerja sama regional dapat berkontribusi pada perjanjian global.

"Keterlibatan ASEAN yang semakin tinggi di forum-forum internasional sebaiknya tak hanya ditujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan saja, tapi juga mendorong investasi dan meningkatkan ketahanan kita terhadap ancaman krisis di masa mendatang," kata SBY.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau