LONDON, KOMPAS.com — Ketua Eksekutif Arsenal Ivan Gazidis mengatakan, ketergantungan klub pada pendapatan dari tiket lebih besar ketimbang tim-tim besar lainnya. Ia pun meminta suporter bersabar karena, menurutnya, klub tengah berusaha mengatasi hal tersebut.
Hal tersebut berkaitan dengan kenaikan tiket musiman Stadion Emirates dari 893 poundsterling menjadi 951 poundsterling, atau dari sekitar Rp 12,7 juta menjadi sekitar Rp 13,5 juta, yang dimumkan Arsenal pada Rabu (4/5/2011).
"Saya memahami adanya keprihatinan bahwa penggemar biasa terdepak dari sepak bola karena harga. Ini buruk bagi kelangsungan kesehatan sepak bola dan terjadi terutama karena adanya peningkatan dan tingginya level pengeluaran transfer dan gaji pemain," ujar Gazidis.
"Saya setuju kira perlu mengurangi ketergantungan klub pada penjualan tiket sebagai sumber pendapatan untuk bersaing di level tertinggi. Saat ini, ketergantungan kita pada pendapatan dari penjualan tiket lebih besar dari pesaing-pesaing utama kami."
"Karenanya, kami melakukan investasi signifikan untuk memastikan pengeluaran skuad seefisien mungkin dan mengembangkan penerimaan dari sektor komersial."
"Strategi kami dalam soal penerimaan komersial telah mulai menunjukkan hasil dan saya yakin bisa berkembang secara signifikan dari waktu ke waktu. Kami juga bekerja keras untuk memaksimalkan pendapatan kami dari kegiatan properti."
"Investasi itu tak bisa berhasil secara signifikan, tetapi investasi sudah menciptakan perbedaan. Ditambah inisiatif untuk membangun basis pendukung di seluruh dunia, ini akan mengurangi ketergantungan kami pada suporter sebagai sumber pendapatan terbesar kami. Kami bekerja keras mencapai titik itu, tetapi kami belum ada di sana," paparnya.
Sementara itu, Kelompok Suporter Arsenal "Trust" (AST) mengaku kecewa karena kenaikan harga tiket. Meski begitu, mereka mengaku menghargai sikap Gazidis.
"AST sangat kecewa karena Arsenal telah menolak permintaan kami supaya harga tiket tidak diubah karena kami melihat pendukung setia akan keluar dari Emirates," kata juru bicara AST, Tim Payton.
"Kami sangat senang Ivan Gazidis mengaku bahwa biaya menyaksikan langsung pertandingan sepak bola naik sampai membuat sejumlah pendukung terdepak dan kami menyambut komitmennya untuk mengkaji kembali penjualan pada 2012-2013."
"Sekarang keputusan telah dibuat dan AST ingin Arsenal menjamin bahwa uang ini diinvestasikan untuk memperkuat skuad. Akan mengejutkan melihat uang ini akan diambil oleh Stan Kroenke (pemilik saham mayoritas)," tuturnya. (DM)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang