Lalu lintas

KTT, Tak Ada Pengalihan Arus Lalu Lintas

Kompas.com - 06/05/2011, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan, selama penyelenggaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-18 ASEAN, tidak akan ada pengalihan arus kendaraan umum di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan HR Rasuna Said. 

Angkutan umum seperti bus kota hingga bus transjakarta akan beroperasi seperti biasa. "Angkutan umum akan seperti biasa. Tidak ada pengalihan," ungkap Pristono, Jumat (6/5/2011), saat dihubungi wartawan. 

Akan tetapi, pada Sabtu (7/5/2011), saat penutupan total dilakukan, kendaraan umum terpaksa harus berhenti 26-35 menit pada pukul 08.00. "Di situ angkutan umum mau enggak mau ya harus berhenti sesuai ketentuan polisi karena akan ada rombongan kepala negara ASEAN yang lewat," katanya. 

Penutupan dilakukan hanya pada satu ruas jalan sehingga pada ruas sebaliknya kendaraan umum tetap bisa beroperasi normal. Jalur penutupan adalah dari Hotel Hyatt, Hotel Indonesia-Kempinski, Hotel Mandarin Oriental, Hotel Four Seasons, Hotel Mulia, Hotel Shangri-La, Hotel Ritz-Carlton, dan Hotel JW Marriott. Selain itu, kegiatan buka tutup jalan juga akan dilakukan pada pukul 15.00, 19.00, dan 21.00. 

"Di jam-jam itu akan ada buka tutup jalan karena saat break mereka akan kembali ke hotel dan balik lagi ke JCC," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Royke Lumowa.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau