Liga europa

Braga dan Porto Berjumpa di Babak Final

Kompas.com - 07/05/2011, 03:11 WIB

Braga, Kamis - Gol yang dicetak melalui sundulan pemain tengah Custodio mengantarkan kemenangan Sporting Braga atas Benfica, 1-0, Kamis (5/5) dalam babak semifinal Liga Europa. Kemenangan Braga membuat final Liga Europa dihuni oleh klub yang berasal dari Portugal, atau all-Portuguese final, yaitu FC Braga dan FC Porto.

Dalam pertandingan semifinal putaran pertama, Benfica unggul 2-1 atas Braga. Namun, kemenangan 1-0 tersebut membuat agregat kedua kesebelasan 2-2. Braga melangkah ke final karena dapat mencetak gol di kandang lawan.

Braga berjumpa dengan FC Porto di final Liga Europa yang akan digelar di Dublin, Rabu (18/5). Pertandingan final tersebut merupakan yang pertama bagi Braga.

Porto melaju ke final setelah menang agregat 7-4 atas Villarreal. Pada putaran pertama, Porto menang 5-1 atas Villarreal. Pada pertandingan semifinal putaran kedua, Porto justru kalah atas Villareal 2-3.

Dua gol Porto dicetak Hulk pada menit ke-39 dan Falcao pada menit ke-48. Adapun gol Villareal dihasilkan oleh Cani pada menit ke-17, Capdevila pada menit ke-75, dan satu gol hasil tendangan penalti oleh Giuseppe Rossi pada menit ke-80.

Menyerang

Tampil di depan pendukungnya, Braga memanfaatkan dukungan suporter dengan tampil menyerang. Namun, Benfica yang bermain dengan formasi bertahan menyulitkan tim tuan rumah untuk mencetak gol. Gol satu-satunya yang dicetak Custodio melalui sundulan terjadi pada menit ke-19 setelah mendapat tendangan pojok.

Braga menciptakan sedikitnya dua peluang emas pada menit ke-84 melalui Custodio dan Hugo Viana. Namun, kedua peluang itu tidak mampu membuahkan gol meskipun kiper lawan sudah terjebak dalam posisi sulit.

Benfica terus memberikan perlawanan atas tekanan yang diberikan tim tuan rumah. Benfica memiliki peluang emas ketika pemain sayap Franco Jara mengincar sudut gawang Braga pada pertengahan babak kedua. Sayang, tendangan Franco tidak menghasilkan gol.

Benfica juga dua kali kehilangan peluang emas pada menit ke-79, saat Nicolas Gaitan hampir berhasil membuat kiper lawan terkecoh. Peluang emas kedua ketika Luisao mengirim umpan matang kepada Saviola, yang sayangnya tak dimanfaatkan maksimal.

”Saya bukan pahlawan karena seluruh tim adalah pahlawan. Tidak ada kata-kata yang bisa saya ucapkan untuk menggambarkan kegembiraan saya,” kata Custodio saat diwawancarai oleh televisi.

Pelatih Braga Domingos Paciencia mengatakan, timnya memang bertekad keras untuk mencapai final. Lolosnya Braga ke final merupakan sebuah berkah yang luar biasa.

Porto bersorak

Sementara itu, Porto juga merayakan kegembiraan atas keberhasilan mereka melaju ke final. ”Ini seperti mimpi,” kata pemain Porto asal Kolombia, Falcao.

”Ketika datang ke Eropa, saya bermimpi melakukan hal yang hebat bersama Porto. Kami telah berhasil menorehkan prestasi besar, tetapi sekarang kami harus menang di final,” tutur Falcao.

Pelatih Villarreal Juan Carlos Garrido sudah berusaha membendung gempuran Porto dengan memasang tiga penyerang sekaligus. Ketiga penyerang tersebut mampu menciptakan serangan yang merepotkan Porto.

Meskipun mampu melakukan penetrasi ke kubu Porto, pemain Villarreal hanya mampu menciptakan tiga gol. Mereka tidak mampu menandingi kecemerlangan pemain Porto yang mencetak lima gol dalam pertandingan semifinal putaran pertama.(Reuters/WAD)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau