Gerakan Legalisasi Ganja Digelar Hari Ini

Kompas.com - 07/05/2011, 06:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekelompok orang yang tergabung dalam Lingkar Ganja Nusantara (LGN) akan menggelar aksi Global Marijuana March (GMM) 2011, Sabtu (7/5/2011), dengan melakukan long march menyuarakan legalisasi tanaman ganja di Indonesia.

Dalam situs resmi LGN, mereka akan melakukan aksi di Tugu Tani, Jakarta Pusat, mulai pukul 08.00. Tidak dijelaskan rute long march. Sedianya, acara akan digelar di Bundaran Hotel Indonesia. Lokasi lalu dipindah lantaran adanya acara KTT ASEAN.

Cipta Budi, koordinator aksi, mengatakan, aksi itu adalah aksi tahunan yang digelar hampir di seluruh dunia. Aksi GMM pertama kali digelar di Kanada dan Selandia Baru pada tahun 1999. Biasanya, aksi digelar pada Sabtu pertama di bulan Mei.

Cipta menambahkan, acara akan diisi dengan pawai, konser, serta atraksi lain yang menggambarkan bentuk protes pelarangan ganja di dunia. "Peserta akan melakukan sosialisasi dan edukasi tentang pemanfaatan tanaman ganja untuk keperluan medis dan industri," kata dia.

Dalam aksi-aksi sebelumnya, GMM mempertanyakan pasal-pasal dalam UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. Menurut mereka, langkah yang seharusnya diambil pemerintah adalah mengeluarkan ganja dari golongan narkotika serta memanfaatkan tanaman ganja untuk kepentingan Indonesia.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Boy Rafli Amar mengatakan, jika memiliki izin, pihaknya tidak dapat melarang masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Namun, kata dia, pihaknya akan menindak jika ada peserta aksi yang membawa atau menggunakan ganja saat aksi seperti yang diatur dalam UU.

"Penyampaian pendapat tidak boleh melanggar hukum. Kalau ada aspirasi terkait melegalkan ganja, saya pikir kita harus kembali pada hukum positif yang berlaku. Kalau itu yang mau disampaikan, saya sarankan untuk disampaikan ke legislatif. Sampaikan argumentasi yang jelas, mengapa ingin dilegalkan. Selama ini yang diketahui kepolisian, mengonsumsi ganja merugikan kesehatan," ucap Boy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau