Perluasan Bandara Soekarno-Hatta Butuh Rp 2,4 Triliun

Kompas.com - 07/05/2011, 16:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek pengembangan Bandara Soekarno-Hatta tinggal menunggu izin Wapres. Pekerjaan  Angkasa Pura (AP) II sudah mencapai tahap masterplan. Proyek senilai 2,4 triliun ini telah mendapat restu dari Menteri Perhubungan dan Menteri Negara BUMN.  

Targetnya, tender proyek pengembangan bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan terlaksana pada kuartal I 2012. Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Tri Sunoko menyatakan, saat ini proyek pengembangan bandara Soekarno-Hatta sudah masuk tahap masterplan.

Prengembangan bandara ini bertujuan untuk meningkatkan daya tampung lalu lintas penumpang dan kargo di Bandara Soekarno-Hatta yang saat ini sudah melebihi kapasitas.

“Saat ini jumlah penumpang sudah mencapai 44,5 juta, padahal kapasitas bandara 22 juta. Setelah pengembangan, kapasitas bandara Soekarno-Hatta bisa menampung 62 juta penumpang," jelasnya.

AP II akan merevitalisasi terminal 1-2, terminal kargo dan infrastruktur bandara termasuk proyek KA bandara. Selain itu, bandara Soetta juga akan menambah terminal 3, penghubung antara terminal 1-2 serta pembangunan stasiun kereta api bandara di antara terminal 1 dan 2.

Tri mengaku, pihaknya tidak akan melibatkan asing dalam pembiayaan pengembangan bandara itu. "Kita utamakan pinjaman dari sindikasi bank-bank BUMN dulu, kalau asing untuk asistensi boleh, tapi tidak untuk bekerjasama," katanya.

Sementara itu, tahun ini Angkasa Pura II juga tengah membangun dan mengembangkan 7 bandara. Bandara tersebut yaitu bandara Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Pekan Baru, Pontianak, Kuala-Namu.

Sedangkan bandara di Bandung yakni Husein sastra negara dan di Palembang akan dilakukan perluasan saja. "Target penyelesaiannya bertahap, sebagian di 2012 dan sisanya setahun ke depannya," kata Tri. (Mia Winardi Syaidah/KONTAN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau