Pembobolan rekening

Terkait Elnusa, 5 Rekening Diblokir

Kompas.com - 08/05/2011, 18:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Djafar, mengatakan ada lima rekening yang telah diblokir pihak kepolisian karena diduga terkait aliran dana PT Elnusa Tbk (ELSA) sebesar 20 persen dari total deposito berjangka senilai Rp 111 miliar di Bank Mega (MEGA).

Namun, dari lima rekening milik para tersangka tersebut, jumlah dananya tak lagi signifikan. Rekening yang diblokir yakni atas nama ICL dua buah yang diletakkan di bank pemerintah dan bank swasta milik PT Discovery. Di rekening pertama hanya tersisa Rp 400.000 sedangkan di rekening kedua hanya tersisa Rp 11,4 juta.

Rekening yang diblokir selanjutnya atas nama AG yang isinya hanya berjumlah Rp 1 juta serta rekening milik SN senilai Rp 2 miliar. Selain itu, ada sebuah rekening atas nama keluarga dari seorang tersangka. "Kami masih belum tahu berapa jumlahnya," kata Baharudin.

Saat ini, lanjutnya, kepolisian masih menelusuri sisa 80 persen dana Elnusa di Bank Mega yang diduga mengalir juga ke tiga perusahaan investasi di bahwa PT Discovery dan PT Harvestindo."Uang yang 20 persen Elnusa itu sudah habis oleh tersangka tingga sisa ratusan ribu tadi. Sekarang, kami telusuri yang sisa Rp 87 juta ke perusahaan berjangka. Ini yang akan kita kejar," tutur Baharudin.

Sebelumnya, penyidik menangkap Direktur Keuangan PT Elnusa berinisial SN, Kepala Cabang Bank Mega Jababeka IHB, Komisaris PT Discovery berinisial AJ, Dirut PT Discovery berinisial IL dan RL. RL tercatat sebagai daftar pencarian orang yang telah beberapa kali melakukan pencurian dana rekening bank salah satu kasusnya pembobolan dana Pemkab Aceh di Bank Mandiri Cabang Jelambar, Jakarta Barat.

Para tersangka dikenakan pasal penyalahgunaan jabatan, pencucian uang dan tindak kejahatan perbankan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau