Lpi: persebaya 1927 vs solo fc

Bonek Sambut Hangat Pasoepati

Kompas.com - 09/05/2011, 10:55 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Ratusan suporter Pasoepati dipastikan menghadiri pertandingan Liga Primer Indonesia antara tuan rumah Persebaya 1927 dan Solo FC di Gelora Tambaksari, Surabaya, Senin (9/5/2011) sore nanti.

Sekitar 300 pendukung Solo FC itu tiba di Surabaya Senin dini hari tadi dengan menggunakan Kereta Api Gaya Baru Malam. Mereka disambut ratusan suporter Bonek di Stasiun Gubeng.

Salah seorang koordinator Bonek, Sinyo Devara, mengatakan, kedatangan Pasoepati ke Surabaya adalah untuk pertama kalinya setelah sempat renggang selama bertahun-tahun. "Ibarat cinta, kedua suporter, yakni Bonek dan Pasoepati, terlibat 'cinta lama bersemi kembali' alias CLBK," katanya.

Panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persebaya mengaku akan memberikan kuota tiket untuk suporter tim tamu Solo FC, Pasoepati. "Panpel tetap terbuka untuk menyambut kedatangan mereka karena selama ini hubungan antara suporter Solo FC dan Persebaya baik-baik saja," kata Media Officer Persebaya 1927, Ram Surahman.

Namun, sebagai tindakan antisipasi pengamanan, pihaknya tetap melibatkan 1.500 personel keamanan dari jajaran Polrestabes Surabaya.

Untuk pertandingan sore nanti, panpel menyediakan 27.000 lembar tiket bagi suporter. Rinciannya, 20.000 kelas ekonomi, 5.000 untuk suporter elemen, 150 utama, dan VIP 500 lembar.

Pertandingan Persebaya menjamu Solo FC di Surabaya kali ini sebenarnya terhitung partai kandang untuk Solo FC. Namun, pertandingan yang semula akan digelar di Stadion Manahan Solo ini terpaksa dialihkan ke Surabaya karena tidak mendapatkan izin dari kepolisian setempat atas pertimbangan keamanan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau