Kriminalitas

Dugem Bareng Napi, Kalapas Bangli Dicopot

Kompas.com - 09/05/2011, 14:57 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Dugaan keteribatan Kalapas Bangli Widiawan terhadap keluarnya narapidana Rudi Saputra Siregar (30) dari Lembaga Pemasyarakatan Bangli langsung disikapi tegas oleh Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali.

Hari ini, Senin (9/5/2011) Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Taswem Tarib langsung mencopot Widiawan dari jabatannya sebagai Kalapas Bangli. "Langsung saya copot, saya tarik ke Kanwilkumham, Kalapas Bangli sudah ada yang menggantikan," tegas Taswem Tarib saat dihubungi Kompas.com beberapa saat lalu.

Pencopotan Widiawan dari jabatannya untuk mempermudah tim Kanwil Kemenkuhmam melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan. "Hari ini sudah saya bentuk satu tim khusus untuk menangani kasus ini dan sudah berangkat ke Bangli," jelas Taswem Tarib.

Sampai saat ini belum diketahui hasil pemeriksaan terhadap Widiawan dan jika terbukti bersalah, Widiawan terancam pemecatan. "Kalau pemecatan kan urusan Menteri," imbuh Taswem.

Sementara itu, Widiawan belum bisa dimintai konfirmasinya dan saat dihubungi, telepon genggamnya tidak aktif.

Seperti diberitakan, narapidana Lapas Bangli Rudi Saputra Siregar yang tertangkap akan bertransaksi narkoba di luar lapas "bernyanyi" di hadapan polisi ia menyuap Kalapas Bangli sebesar Rp 1 juta untuk bisa keluar dari Lapas. Bahkan, dari pengakuan tersangka, Kalapas juga menerima undangannya untuk dugem bareng di sebuah klub malam ternama kawasan wisata Kuta Bali.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau