Pacquiao Antar Lawan-lawannya Pensiun

Kompas.com - 09/05/2011, 16:56 WIB

LAS VEGAS, KOMPAS.com — Kekalahan Shane Mosley dari Manny Pacquiao tampaknya akan membuat dirinya bernasib serupa dengan beberapa lawan petinju asal Filipina tersebut.

Lima lawan Pacquiao terakhir tidak pernah lagi bertarung sejak mengalami kekalahan darinya. Mosley tampaknya akan memperpanjang deretan etrsebut. "Ia sudah merasakan kekuatan saya dan itu sebabnya ia tidak mau bertanding secara frontal," kata Pacquiao. "Setiap kali saya bersiap melontarkan banyak pukulan, ia melarikan diri."

Pacquiao menang angka mutlak dalam pertarungan menghadapi Mosley di MGM Grand, Las Vegas, Sabtu. Ia mempertahankan gelar juara dunia kelas welter WBO dengan kemenangan ke-14 secara berturut-turut.

Pelatih Pacquiao, Freddie Roach, juga menyarankan Mosley untuk sadar dengan usianya yang telah mencapai 39. "Ia (Mosley)) tidak pernah berusaha untuk menang. Ia hanya berusaha bertahan. Di dunia tinju ini adalah tanda petinju tersebut harus mundur," lanjut Roach.

Lawan-lawan Pacquiao, seperti Oscar de La Hoya, langsung mundur setelah mengalami kekalahan melawan petinju Filipina ini. Sementara lawan lainnya, seperti Antonio Margarito, Ricky Hatton, dan Joshua Clottey, juga belum kembali naik ring setelah kalah menghadapi Pacquiao.

Margarito mengalami cedera mata saat menghadapi Pacquiao, November lalu. Sampai saat ini cedera mata kanan Margarito masih dalam tahap penyembuhan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau