Roma masters

Mimpi Buruk Roddick di "Clay" Berlanjut

Kompas.com - 09/05/2011, 20:44 WIB

ROMA, Kompas.com - Petenis Amerika Serikat Andy Roddick mengalami musim yang buruk di turnamen lapangan tanah liat. Setelah dipermalukan petenis kualifikasi Flavio Cipolla pada babak pertama Madrid Masters pada pekan lalu, kini Roddick juga tersingkir lagi di babak serupa ketika tampil di Roma Masters.

Melawan petenis Perancis Gilles Simon, Senin (9/5/11), Roddick menyerah dua set langsung 3-6, 3-6. Ini menjadi persiapan yang buruk bagi petenis top Amerika tersebut menghadapi Grand Slam Perancis Terbuka, yang mulai bergulir 22 Mei mendatang.

"Dia (Simon) bergerak dengan sangat baik, yang mana anda pasti tidak menginginkannya ketika anda tidak memukul bola dengan baik seperti hari ini," ujar Roddick usai pertandingan.

Dalam pertandingan tersebut, mantan pemain nomor satu dunia ini hanya membukukan sembilan winners dan 23 unforced errors. Bandingkan dengan yang dilakukan Simon, di mana pemain non-unggulan tersebut melakukan 23 winners, dan hanya 18 unforced errors.

"Tidak ada orang yang mau kalah. Saya sedang berusaha untuk menang tetapi dalam beberapa pekan terakhir saya merasa tidak nyaman," tambah Roddick.

"Bermain di atas beberapa lapangan dengan permukaan berbeda itu seperti kapur dan keju. Lapangan indoor di Memphis cepat dan sangat berbeda dengan di sini, tetapi saya merasa secara fisik tidak menyenangkan," pungkas Roddick, yang pekan depan akan bermain lagi di Nice, sebelum tampil di Roland Garros.

Dengan kemenangan ini, Simon melangkah ke babak kedua. Dia akan bertemu pemenang antara pemain Argentina Juan Ignacio Chela dengan pemain Amerika John Isner.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau