Angka Kecelakaan Berhasil Diturunkan

Kompas.com - 11/05/2011, 20:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Angka kecelakaan lalu lintas yang tinggi di Jakarta membutuhkan solusi untuk menguranginya. Salah satu program pemerintah yang memiliki kontribusi atas penurunan angka kecelakaan adalah Road Safety Week yang diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2007.

"Program Road Safety Week ini dilakukan bersama Polda Metro Jaya dengan melakukan beberapa kegiatan hingga tahun ini," kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah DKI Jakarta Sarwo Handayani di Balaikota, Jakarta, Rabu (11/5/2011).

Kegiatan yang dilakukan, antara lain, adalah lomba keselamatan jalan antarwilayah DKI Jakarta yang diadakan setiap tahun dengan melibatkan semua stakeholder dan komponen masyarakat pengguna jalan. Kemudian peningkatan pengujian fasilitas keselamatan angkutan jalan dan angkutan umum di pusat pengujian kendaraan bermotor di wilayah DKI Jakarta.

Tidak ketinggalan pula perbaikan dan penataan infrastruktur, geometri simpang/jalan, dan lampu lalu lintas. Selain itu, pengembangan dan peningkatan jalur busway hingga 10 koridor dapat beroperasi dengan optimal.

Kemudian pada Juli 2011 akan diimplementasikan program Intelligent Transport System (ITS) serta setiap tahunnya memilih pengemudi angkutan umum teladan (akut) tingkat Provinsi DKI Jakarta. Polda Metro Jaya juga akan berpartisipasi aktif dalam peningkatan pengawasan terhadap penggunaan helm standar bagi pengemudi kendaraan bermotor roda dua.

Hal ini terus dilakukan hingga saat ini dengan tujuan untuk membangun budaya tertib dan disiplin lalu lintas di kalangan masyarakat serta menurunkan tingkat kecelakaan dari tahun ke tahun di DKI Jakarta yang cenderung naik. Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Metro Jaya tahun 2009-2010, jumlah angka kecelakaan naik sebesar 12,4 persen, pada tahun 2009 adalah 7.329 kejadian naik menjadi 8.235 kejadian pada 2010.

Untuk data jumlah korban kecelakaan naik sebesar 7,5 persen dari 9.624 orang tahun 2009 menjadi 10.346 orang tahun 2010. Kemudian jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.048 orang, atau turun 2,1 persen dari tahun 2009 yang mencapai 1.071 orang.

Untuk jumlah korban luka ringan naik 12,8 persen dari 5.165 orang menjadi 5.825 orang. Begitu pula dengan jumlah korban luka berat naik 2,5 persen dari 3.388 orang menjadi 3.473 orang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau