Pariwisata

DIY Gelar Pentas Seni

Kompas.com - 11/05/2011, 22:25 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta akan menggelar pentas seni dan musik pemulihan pariwisata pasca-erupsi Merapi di kawasan obyek wisata Kaliurang, Kabupaten Sleman, 28-29 Mei 2011. "Kegiatan pentas seni dan musik tersebut berlangsung di Panggung Kesenian Tlogo Putri, Kaliurang, di kaki Gunung Merapi bagian selatan," kata Ketua Pelaksana Kegiatan Pentas Seni dan Musik Kaliurang, Kabupaten Sleman, Mohammad Halim di Yogyakarta, Rabu (11/5/2011).

Ia mengatakan, kegiatan pentas seni dan musik tersebut sebagai bagian pemulihan wisata pasca-erupsi Merapi di kawasan obyek wisata Kaliurang dan diharapkan minat wisatawan untuk berkunjung di obyek wisata pegunungan itu semakin meningkat.

"Kondisi Kaliurang pasca-erupsi memang sudah pulih, meskipun belum 100 persen atau ramai seperti sebelum terjadi erupsi Merapi beberapa waktu lalu. Diharapkan kegiatan pentas seni dan musik di Kaliurang ini bisa memulihkan perekonomian warga Kaliurang dan Kabupaten Sleman," kata Halim.

Menurut dia, sejumlah grup musik yang akan tampil dalam pentas tersebut, di antaranya, grup campursari dan beberapa grup band lokal, yaitu Jogja Plus, Hoss Band, Legend B, Joyo Plus, dan Musik Plus. "Sementara itu, pentas wayang kulit akan mengambil lakon 'Semar Mbangun Kayangan' dengan dalang  Ki Edi Suwondo serta bintang tamu pelawak Dalijo dan Yu Beruk," katanya.

Menurut Halim, obyek wisata Kaliurang yang berjarak 29 kilometer ke arah utara Kota Yogyakarta itu memiliki fasilitas 250 hotel yang terdiri atas kelas bintang, melati, dan pondok wisata.

Fasilitas lain di obyek wisata ini, di antaranya, taman rekreasi seluas 10.000 meter persegi yang dilengkapi taman bermain anak-anak dan kolam renang mini. Selain itu, tersedia gardu pandang untuk melihat puncak Gunung Merapi dan bumi perkemahan.

Di kawasan Kaliurang juga terdapat Taman Wisata Bukit Plawangan dan Bukit Turgo. Untuk menikmati pemandangan di Kaliurang, wisatawan bisa berkeliling menggunakan kereta mini atau yang dikenal dengan sebutan kereta kelinci. "Untuk menuju obyek wisata Kaliurang bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum dari Kota Yogyakarta," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau