Narkoba

Ibu RT Edarkan Sabu Dalam Bungkus Kopi

Kompas.com - 12/05/2011, 03:05 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com — Seorang ibu rumah tangga tertangkap tangan saat akan bertransaksi narkoba di kawasan wisata Double Six, Kuta, pada Senin (9/5/2011). Tersangka Ida Nurhayati (42) berusaha mengelabui polisi dengan meyimpan barang bukti dua paket sabu seberat 0,21 gram di dalam bungkus kopi sachet, tetapi upayanya itu gagal.

"Polisi menemukan dua paket sabu masing-masing berisi 0,21 gram yang terbungkus dalam plastik Indocafe dan dua buah bong," kata Kasat Narkoba Polresta Denpasar Kompol Ambariyadi saat dikonfirmasi, Rabu (11/5/2011).

Ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Kartika Plaza Kuta ini sudah lama menjadi target polisi. Setelah cukup lama melakukan pengintaian, polisi langsung menangkap target saat hendak menjual barang haram tersebut.

"Tersangka ditangkap petugas saat membawa pesanan narkoba di Jalan Double Six, Legian, Kuta," jelas Ambariyadi. Sampai saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan intensif untuk menggali informasi jaringan pengedar narkoba lainnya.

"Sementara kami masih melakukan pengembangan, dari mana barang itu didapat dan dijual ke mana saja," pungkas Ambariyadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau