Tanggal Pernikahan dan Hadiah Tak Penting Bagi Pria?

Kompas.com - 12/05/2011, 10:36 WIB

KOMPAS.com - Pria cenderung lupa dengan hari jadi pernikahannya. Hari jadi yang selalu diingat sebagian besar perempuan dalam hidupnya. Pria juga seringkali keliru memberikan hadiah kepada istri. Saat membelikan bunga untuk pasangan misalnya, pria asal pilih saja. Membelikan bunga di mana saja di tempat terdekat, tak peduli apakah pasangan suka atau tidak. Padahal, kado atau pemberian apapun, penting dalam hubungan berpasangan. Hadiah merupakan salah satu wujud ungkapan cinta untuk menyegarkan hubungan pasangan menikah.  

Survei menunjukkan 62 persen pria dari 2.000 responden, berusia di bawah 25, lupa hari jadi dengan pasangannya, atau tanggal pernikahan. Sementara hanya sepertiga pria berusia 55, yang tak ingat hari jadi pernikahannya.

Sebagai perbandingan, perusahaan asuransi rumah Sheilas' Wheels melakukan survei yang sama kepada perempuan. Hasilnya, 63 persen perempuan mengingat tanggal pernikahan, atau kapan persisnya bertemu dengan pasangan. Hanya tiga persen perempuan yang mengaku lupa dengan tanggal pernikahannya.

Selain tak ingat tanggal pernikahan, pria cenderung tidak mahir membelikan hadiah sebagai bagian perayaan hari jadi pernikahan. Satu dari 10 pria, berusia di bawah 25, mengaku seringkali memberikan hadiah yang tak diinginkan pasangan. Alhasil, perempuan kerapkali membahagiakan dirinya dengan membeli sendiri hadiah yang disukainya. Masih menurut survei yang sama, satu dari lima perempuan mengaku membeli bunga sendiri untuk merayakan hari jadi. Mereka mengaku pasangannya tak romantis.

Benar saja, survei tersebut mengungkapkan, satu dari empat pria membeli bunga di pom bensin. Sementara tiga dari empat pria, di bawah usia 25, mengaku tak pernah atau jarang membelikan bunga untuk pasangannya.

Bagi pria, ketika sudah menikah empat tahun misalnya, mereka merasa nyaman dengan hubungan. Memberikan hadiah kepada istri, dianggap bukan lagi bentuk ungkapan rasa sayang.

Jacky Brown dari Sheilas' Wheels mengatakan pria menganggap dirinya sebagai pangeran yang dielu-elukan pasangannya. Sehingga para pria ini cenderung kehilangan sisi sensitif terhadap pasangan.

"Hadiah penting dihadirkan dalam hubungan. Memberikan hadiah menjadi salah satu cara menghidupkan perasaan cinta dan kasih sayang kepada pasangan. Hadiah tak perlu mahal, namun berarti bagi pasangan," tutup Brown.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau