Sabang Butuh Investor Hotel Mewah

Kompas.com - 12/05/2011, 16:32 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Pihak Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) berharap adanya investasi bidang perhotelan mewah di daerah tujuan wisata (DTW) Kota Sabang, Provinsi Aceh.

"Sudah saatnya di Kota Sabang itu memiliki sebuah hotel mewah dengan kapasitas kamar antara 300-500 unit dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung lainnya," kata Sekretaris PHRI Aceh Zulfikar di Banda Aceh. Pentingnya kehadiran sebuah hotel mewah itu, katanya menambahkan juga untuk memberikan dukungan jika Sabang digelar sebuah pertemuan berskala nasional dan internasional.

Sabang memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembangan kawasan wisata di Indonesia, selain Pulau Dewata Bali. "Bukan berarti menyamakan Sabang dengan Bali, tapi potensi wisata Sabang cukup mendukung untuk menarik minat kunjungan turis," kata Zulfikar.

Sebab, selama ini banyak kendala ketika wisatawan "berkantong tebal" berwisata ke Sabang dikarenakan tidak adanya penginapan yang representatif bagi mereka. Beberapa objek wisata yang terkenal di Sabang, seperti keindahan alam bawah laut di kawasan Iboih dann Gapang.

Sabang sebagai daerah tujuan wisata nasional dan berjarak sekitar 14 mil laut dari pesisir Kota Banda Aceh itu. Untuk penyeberangan Banda Aceh-Sabang, didukung tiga unit kapal yang setiap hari melayani penumpang dari dan ke Sabang.

"Saya melihat dukungan masyarakat Sabang sangat besar untuk memajukan sektor pariwisata di daerahnya. Masyarakat Sabang sudah mengetahui manfaat besar dari sektor pariwisata," kata dia menjelaskan.

Untuk sarana pendukung lainnya, seperti jalan raya menuju sejumlah objek wisata di Sabang tidak menjadi masalah, sebab kondisinya sudah cukup baik yang dibangun dalam beberapa tahun terakhir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau