JAKARTA, KOMPAS.com — Fraksi PDI Perjuangan meminta klarifikasi dari anggota Komisi X asal PDI Perjuangan, Wayan Kortes, yang diduga terlibat dalam dugaan suap terkait pembangunan wisma atlet SEA Games. Ketua Fraksi PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menyampaikan, pihaknya langsung memanggil Kortes sehari setelah pemberitaan yang menyebutkan bahwa Kortes adalah koordinator pengamanan proyek itu muncul.
"Sudah, dia langsung saya panggil, dua kali dia mengklarifikasi dan menceritakan bagaimana mekanisme di Komisi X," kata Tjahjo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (11/5/2011). Menurut dia, Kortes mengaku tidak terlibat dalam dugaan suap itu saat diklarifikasi. "Dia (Kortes) clear, tidak merasa ikut terlibat dalm proses itu," ungkap Tjahjo.
Selain mengklarifikasikan hal itu kepada Kortes, Tjahjo juga meminta keterangan dari Ketua Poksi X PDI Perjuangan Heri Ahmadi. "Pak Ahmad juga jawabannya clear, itu clear, itu (pembangunan wisma atlet) kan ranah pemerintah. Sesmenpora tidak ada kaitannya dengan kebijakan DPR," tuturnya.
Sebagai ketua fraksi, katanya, Tjahjo memercayai keterangan Kortes sebagai kadernya. Jika memang kemudian ada dugaan keterlibatan Kortes menurut penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, ia akan menyerahkan pada proses hukum di KPK. "Soal ada proses hukum di KPK, ya saya serahkan ke KPK, bukan kewenangan saya karena bukan tugas saya menanyakan," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang