Rdp komidi xi

Tenggat Merpati hingga Akhir Bulan

Kompas.com - 12/05/2011, 20:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi XI DPR RI memberikan tenggat waktu bagi PT Merpati Nusantara Airlines untuk menjawab sejumlah pertanyaan yang diberikan selama rapat dengar pendapat (RDP).

"Saya tidak berani mengatakan soal itu, apakah kita pending soal yang kaitan itu, atau kita mengagendakan. Nanti, kita tergantung usulan anggota komisi dalam rapat internal," sebut pimpinan rapat Komisi XI, Harry Azhar Azis, ketika ditanyai agenda yang akan dilakukan selama menunggu jawaban dari Merpati di DPR, Kamis (12/5/2011).

Selama mengadakan RDP dua hari ini, 10-11 Mei 2011, Komisi XI menghimpun tujuh poin kesimpulan, yang nantinya akan ditanggapi oleh MNA. Komisi XI mempertanyakan kepada Menteri Keuangan tentang subsidiary loan agreement (SLA) Merpati Nusantara Airlines yang tidak dibahas, bahkan belum mendapat persetujuan dari komisi ini.

Masih kepada menteri yang sama, Komisi XI mengingatkan untuk melakukan konsultasi dan mendapatkan persetujuan DPR terkait alokasi penggunaan uang negara yang bersumber dari APBN, mengacu pada perundang-undangan yang berlaku.

Bagi para institusi pemerintahan yang terkait, DPR mempertanyakan proses pemilihan dan pembelian pesawat MA-60 yang dibeli dari Xi'an Aircraft Industry Co Ltd oleh Merpati Nusantara Airlines (MNA), yang semula hanya melalui proses business to business, berubah menjadi government to government.

Terkait hal itu, ada cukup banyak poin yang perlu dijelaskan kepada DPR, seperti kewajaran harga dan insentif pembelian MA-60, tata cara pembayaran, skema pinjaman yang mengikat yang tidak lagi diperkenankan, adanya ikatan perjanjian sebelum adanya keputusan alokasi dana SLA dalam APBN, perbedaan catatan SLA antara MNA dan Kementerian Keuangan, dasar hukum pemerintah mengenakan selisih bunga pinjaman SLA, asuransi pesawat MA-60 yang jatuh terkait struktur SLA, serta dasar hukum penggunaan dualisme neraca keuangan dalam pembelian pesawat.

Setelah menerima jawaban dari sejumlah pertanyaan tersebut, Komisi XI pun akan terlebih dahulu mempelajarinya sebelum melanjutkan RDP.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau