Konglomerat Properti Eddie Ye, Orang Terkaya di Shanghai

Kompas.com - 13/05/2011, 17:11 WIB

SHANGHAI, KOMPAS.com - Satu dari 175 orang yang tinggal di Shanghai, China, memiliki kekayaan lebih dari 10 juta yuan atau 1,5 juta dollar AS. Demikian hasil riset lembaga Hurun Research Institute seperti dikutip Shanghai Daily, Jumat (13/5/11).

Konglomerat properti, Eddie Ye, Chairman Super Ocean Group adalah orang terkaya di Shanghai saat ini dengan kekayaan 15 miliar Yuan. Eddie adalah kelahiran Shanghai. 

Sebanyak 132.000 orang di kota ini memiliki aset pribadi bernilai 10 juta Yuan. Angka ini 8,2 persen lebih tinggi dibandingkan angka tahun lalu. Kenaikan ini terutama akibat cepatnya perkembangan ekonomi dan pasar properti Shanghai.

Sebanyak 80 orang yang memiliki kekayaan pribadi sedikitnya 1 miliar dollar AS pada bulan Mei 2011, kata perusahaan manajemen kekayaan Gao Fu Club. Sekitar 55 persen kekayaan mereka berasal dari bisnis pribadi, 20 persen adalah spekulan properti, 15 persen pakar pasar saham, dan 10 persen adalah eksekutif perusahaan.

Data Biro Statistik China menunjukkan, harga rumah baru di 70 kota di China naik rata-rata 13,7 persen dari tahun sebelumnya. Laporan Knight Frank, perusahaan yang bermarkas di London menyebutkan, harga properti high-end di Shanghai naik 21 persen tahun lalu, dan ini kenaikan tercepat di dunia.

"Cepatnya perkembangan ekonomi Shanghai dan meledaknya pasar real estate telah menciptakan situasi di mana 1 orang di antara 175 orang di Shanghai adalah miliarder," kata Rupert Hoogewerf, Chairman dan Chief Researcher Hurun. "Angka-angka ini telah diamati brand-brand mewah di seluruh dunia," katanya.

Laporan ini memperkirakan 350 miliarder tinggal di Shanghai saat ini, dan 109 di antaranya masuk dalam daftar orang kaya Hurun pada tahun 2010.
"Masih banyak orang-orang China yang kaya tapi masih tersembunyi," kata Hoogewerf. "Kami memperkirakan ada 4.000 miliarder di China, dan hanya sepertiganya yang masuk Hurun Rich List," jelasnya.

Liu Yiqian, Chairman Sunline Group, sebuah firma investasi, adalah orang terkaya kedua di Shanghai dengan kekayaan 10 miliar Yuan. Dia lahir di Shanghai.
Investor properti Lio Yongxing, Chairman East Hope Group, adalah orang terkaya di Shanghai (tapi tidak lahir di kota ini) dengan nilai aset pribadi 35 miliar Yuan. Bintang basket Yao Ming (30) adalah orang termuda di Shanghai yang memiliki kekayaan lebih dari 1 miliar dollar AS. Yao Ming lahir di Shanghai.

Tak satu pun orang super kaya, asli Shanghai, yang masuk dalam daftar Hurun Philanthropy 2011. Keluarga Cao Dewang berada di puncak daftar dengan donasi hampir 4,6 miliar Yuan pada tahun 2010.  China daratan kini rumah bagi 960.000 orang dengan kekayaan pribadi lebih dari 10 juta Yuan. (Shanghai Daily/KSP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau