JAKARTA, KOMPAS.com — Perusahaan perlengkapan olahraga adventure, Eiger, merasa sepaham dengan kegiatan gowes (bersepeda) jurnalistik yang digelar Kompas Gramedia Cyclist (KGC) dari Jakarta ke Yogyakarta tanggal 13-16 Mei 2011. Apalagi, kegiatan ini juga sembari kampanye gaya hidup sehat, cinta bumi, dan hemat energi.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini karena juga sejalan dengan konsep kami. Eiger sebuah unit bisnis yang tak melulu mencari keuntungan, tetapi juga ada misi mencintai bumi," kata Chief of Marketing Communication Eiger Arif Rachman Husen.
"Apalagi, dalam lima tahun terakhir kami tak hanya memproduksi peralatan dan perlengkapan pendakian atau olahraga adventure lain, tetapi juga untuk sepeda," ujarnya.
Kegiatan gowes jurnalistik Jakarta-Yogyakarta ini pun menggunakan perlengkapan dari Eiger. Alat-alat tersebut sudah dicoba dalam latihan dengan jarak tempuh sekitar 200 kilometer, dan ternyata memuaskan para pesepeda KGC.
Panniers bag atau tas belakang sepeda ternyata memiliki delapan kantong yang bisa membawa keperluan apa saja. Tas ini memang didesain untuk perjalanan bersepeda jarak jauh, termasuk untuk keliling dunia. Karena itu, tas tersebut cukup memuat perlengkapan sepanjang perjalanan, dari pakaian, minuman dan makanan, alat-alat bengkel, hingga alat lainnya.
Selain itu, tas hydroflask juga mampu membawa 1,5 sampai 2 liter air untuk keperluan minum sepanjang perjalanan. Alat ini sangat memudahkan para pesepeda sehingga tak perlu mengeluarkan energi dan konsentrasi untuk sekadar minum.
Untuk menghadapi angin, juga digunakan jaket windbreaker. Jaket ini juga bisa dilepas lengannya jika sesuai dengan selera. "Angin sangat berpengaruh dalam bersepeda. Jaket ini bisa mengurangi gangguan angin," katanya.
Sarung tangan Eiger yang dikenakan para pesepeda Jakarta-Yogyakarta juga dirancang khusus agar lekat dengan setang. Ini untuk mengurangi risiko terpeleset, tetapi juga melindungi tangan dari angin dan panas matahari.
"Maka, ke depan kami akan membuat perlengkapan sepeda lebih lengkap. Kalau dulu kami lebih banyak membuat perlengkapan sepeda gunung, kini juga sepeda jarak jauh. Bahkan, mungkin kami juga akan membuat sepeda," tambah Arif.
Arif menekankan, yang terpenting ada kesamaan visi dan misi antara Eiger dan kegiatan bersepeda yang digelar KGC ini. "Semoga akan ada kegiatan lainnya," harap Arif.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang