Libur cuti bersama

Arus Penumpang di Bakauheni Masih Normal

Kompas.com - 15/05/2011, 00:24 WIB

BAKAUHENI, KOMPAS.com — Arus penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Merak, Banten, dan sebaliknya masih normal memasuki libur akhir pekan dan cuti bersama.

Manajer Operasional PT Angkutan Sungai Danau dan Perairan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Bakauheni Heru Purwanto di Bakauheni, Sabtu (14/5/2011), mengatakan, sepanjang Sabtu belum ada peningkatan jumlah penumpang di pelabuhan itu.  

"Hari ini kapal roll on roll off  (roro) yang beroperasi masih tetap sama dengan saat normal, yakni sebanyak 23 armada," kata Heru.   

Menurut dia, peningkatan penumpang akan terjadi hari Minggu (15/5/2011) karena bertepatan dengan libur akhir pekan. Diperkirakan, jumlah penumpang akan lebih meningkat pada hari berikutnya.   

Heru memprediksi, peningkatan jumlah penumpang akan lebih signifikan terjadi pada Senin (16/5/2011) dan Selasa (17/5/2011) malam hingga Rabu pagi, bertepatan dengan usainya peringatan hari raya Waisak.   

"Peningkatan penumpang diperkirakan mencapai 25 persen dari saat normal. Armada kapal roro akan bertambah dari 23 armada menjadi 26 armada untuk melayani penumpang Bakauheni-Merak," kata Heru.  

Menurut Heru, peningkatan penumpang pada libur kali ini akan didominasi oleh penumpang pejalan kaki, penumpang kendaraan pribadi, dan bus antarpulau.

Perwira jaga Administrator Pelabuhan Bakauheni, Syamsul Rizal, juga mengatakan, sepanjang Sabtu belum ada peningkatan pengguna jasa penyeberangan di pelabuhan itu, baik penumpang pejalan kaki maupun penumpang kendaraan.

Dia memperkirakan jumlah penumpang akan mengalami peningkatan mulai hari Minggu, itu pun bertepatan dengan tradisi libur akhir pekan bagi masyarakat yang tinggal di Provinsi Lampung dan Banten.  

Kondisi Pelabuhan Bakauheni masih lengang tanpa ada antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak. Sementara kondisi cuaca cenderung berawan disertai gerimis.  

"Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, ketinggian gelombang dan kecepatan angin masih dalam ambang batas normal sehingga tidak mengganggu pelayaran," ungkap Syamsul Rizal.   

 

Sumber: ANTARA

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau