Kriminalitas

Sadis, Tukang Ojek Sodomi 4 Bocah

Kompas.com - 16/05/2011, 12:33 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Petugas sub unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kediri Kota menangkap Yomi Paulus (32), warga Jalan Patimura, Kota Kediri. Pria yang berprofesi sebagai tukang ojek antar jemput anak sekolah tersebut ditangkap setelah menyodomi beberapa bocah.

Awal penangkapannya dilakukan setelah polisi menerima laporan dari Miyati (26), warga Kelurahan Setono Pande, Kecamatan Kota menyusul kelakuan bejat yang menimpa ADR (8), keponakannya.

Menurut Kepala Sub bagian Humas Polres Kediri Kota, Ajun Komisaris Surono, tidak ada perlawanan saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka. Dari pemeriksaan diketahui, ada empat anak dengan usia antara tujuh hingga delapan tahun yang menjadi korban Yomi. "Tersangka ini lihai dalam menjalankan aksinya, tanpa ada iming-iming," ujar Ajun Komisaris Surono, Senin (16/5/2011).

Surono menambahkan, aksi tersangka sudah dilakukan sejak awal tahun 2011. Para korbannya rata-rata menjadi pelampiasan tersangka sebanyak 2 kali. "Beberapa bukti juga sudah kita kumpulkan, misalnya baju para korbannya," imbuh Surono.

Sementara itu, Yomi mengaku perbuatan menyimpangnya tersebut dilakukan untuk melampiaskan nafsu birahi. Ia biasa 'beraksi' saat kondisi lingkungan sedang sepi. Atau, sengaja membawa korbannya ke rumah kosong yang ada di samping rumahnya. "Hanya untuk umbar nafsu saja. Caranya juga biasa, saya tidak memaksa mereka (korban)," aku Yomi saat gelar perkara di Mapolres Kediri Kota.

Pria yang masih lajang tersebut pun mengaku pernah menjadi korban sodomi. Dari pengalaman pahitnya itu, dirinya kini terobsesi melakukan hal yang sama. "Waktu itu usia saya 20 tahunan, saya juga di sodomi," akunya.

Meskipun demikian, karena perbuatannya itu kini Yomi harus meringkuk di tahanan. Polisi akan menjerat tersangka dengan Pasal 82 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. "Ancaman pidananya penjara 15 tahun," pungkas Ajun Komisaris Surono.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau