Ekspresi kelulusan

"Orangtua Saya Paling Marah Sedikit!"

Kompas.com - 16/05/2011, 14:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Siswa-siswi SMU Jenderal Soedirman meluapkan kegembiraannya dengan melakukan aksi coret baju seragam di depan sekolahnya di Jalan Pendidikan, Cijantung, Jakarta Timur. Wing, salah seorang siswa sekolah swasta ini, mengatakan, aksi tersebut sebagai ekspresi diri karena lulus dengan angka rata-rata tujuh.

"Coret-coretan ini saya lakukan untuk mengekspresikan kegembiraan saya lulus sekolah. Orangtua saya paling marah sedikit, tapi pasti ngertiin kok," ujarnya saat membubuhi tanda tangan di baju siswa lainnya, Senin (16/5/2011).

Yansy juga begitu. Siswi ini juga mengatakan, aksi coret baju yang dilarang oleh pihak sekolah dianggap lebih baik ketimbang tawuran di jalan.

"Dari pada tawuran, mending nongkrong sambil coret-coretan," katanya.

Di sisi lain, Kepala SMU Jenderal Soedirman, Drs Syamsudin Hasibuan, mengatakan, aksi coret baju ini dilarang oleh pihak sekolah karena bisa menggangu ketertiban umum.

"Sekolah melarang kegiatan tersebut. Kami dari pihak sekolah tetap mengawasi kegiatan anak-anak di luar jangan sampai mengganggu ketertiban umum," kata Syamsudin saat ditemui di ruangannya.

Syamsudin menambahkan, pihak sekolah akan memberikan peringatan kepada siswa yang terlihat melakukan aksi coret seragam dan mengganggu ketertiban umum.

"Kami akan memberikan peringatan dan menasehatinya. Kami di sini lebih memberikan penghargaan daripada memberikan hukuman karena dengan begitu mereka lebih merasa dihargai," ujar Syamsudin.

Saat menjawab pertanyaan Kompas.com tentang hasil ujian nasional (UN) para siswa-siswi di sekolahnya, Syamsudin mengaku puas dengan hasil yang diperoleh siswa-siswinya tahun ini.

"Kami bangga dengan hasil yang didapat dari para siswa. Sebenarnya ini adalah hasil analisis kami dari perkembangan siswa tiap tahun, dan hasilnya siswa kami lulus semua 100 persen," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau