JAKARTA, KOMPAS.com — Cuti bersama dalam memperingati hari Waisak tampaknya betul-betul dimanfaatkan warga Ibu Kota untuk bepergian ke luar kota. Salah satu moda transportasi yang kerap digunakan masyarakat untuk bepergian ke luar kota, yakni menggunakan kereta api (KA). Akibatnya, tiket untuk tujuan beberapa kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur hingga Selasa (17/5/2011) telah habis terjual.
"Mereka yang bepergian ke luar kota jumlahnya merata. Hampir semua penumpang yang berangkat langsung memesan tiket untuk pulang. Tiket untuk jurusan Cirebon, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, Malang, dan Yogyakarta sudah habis terjual. Lonjakan penumpang ini terjadi karena libur panjang cuti bersama yang bersamaan dengan libur Waisak," ujar Eddy Sarwono, Wakil Kepala Stasiun Gambir, kepada beritajakarta.com, Senin (16/5/2011).
Eddy mengatakan, lonjakan penumpang yang cukup tinggi terjadi pada Sabtu (14/5/2011) lalu. Jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir mencapai 11.000 penumpang. Sementara pada hari biasa, sambungnya, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Gambir paling banyak mencapai 9.000 penumpang.
Terkait adanya kemungkinan pengadaan tiket tambahan, Eddy tidak mau berkomentar banyak. Namun, ia mempersilakan para calon penumpang untuk melakukan pengecekan ke stasiun-stasiun yang menjual tiket secara online ataupun datang secara langsung ke stasiun atau agen resmi penjual tiket terdekat untuk memastikan apakah masih ada tiket yang terjual atau memang telah bernar-benar habis.
Kepala Humas PT KAI Daops I Mateta Rizalulhaq menjelaskan, sejak adanya pengumuman dari pemerintah untuk cuti bersama, terjadi peningkatan jumlah penumpang yang signifikan. Ditambahkannya, untuk kereta Jawa Tengah dan Jawa Timur, pemesanan tiket sudah dibuka sejak Rabu.
Beberapa jam sebelum kereta diberangkatkan, hanya dijual tiket kereta tambahan dan jumlahnya pun tak banyak. Ia pun mengaku sudah mengumumkan habisnya tiket kereta melalui layar televisi yang dipasang tepat di atas loket.
"Jadi, petugas tidak perlu mengumumkannya lagi. Namun, sepertinya masih banyak masyarakat yang kurang mengerti," kata Mateta.
Selama liburan panjang ini, Mateta mengungkapkan, pihaknya menjalankan sebanyak 12 kali perjalanan untuk kereta api kelas ekonomi dengan masing-masing gerbong diisi sebanyak 106 penumpang.
Untuk KA eksekutif dan bisnis, pihaknya menjalankan 49 kali perjalanan dengan jumlah tempat duduk untuk KA eksekutif sebanyak 50 penumpang dan KA bisnis sebanyak 64 penumpang untuk masing-masing gerbong. Sementara itu, kondisi di Stasiun Gambir tampak terlihat normal. Tidak terlihat adanya antrean panjang di setiap loket. Diperkirakan, puncak arus balik akan terjadi pada Selasa besok.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang