2 Toko Emas di Kediri Disatroni Perampok

Kompas.com - 17/05/2011, 22:15 WIB

KEDIRI, KOMPAS.com - Dua toko emas di Desa Jatikapur, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri baru saja menjadi korban perampokan, Selasa (17/5/2011) sekitar pukul 18:30. Empat orang pelaku yang membawa senjata api berhasil membawa kabur perhiasan emas.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian yang terjadi sekitar pukul 18:30 WIB tersebut melibatkan 4 orang perampok dengan pakaian serba hitam dan menaiki kendaraan roda dua. Dua perampok berjaga di depan toko, sementara dua lainnya masuk ke dalam toko.

Mereka secara bergantian melakukan aksinya di toko emas Indah Jaya milik Khayatudin serta Al-Fajar milik Agus yang hanya dibatasi 3 toko itu.

" Yang pertama Indah Jaya lalu pindah ke Al-fajar," ujar Wagini (40), pemilik warung kopi yang terletak 6 toko dari lokasi kejadian. Sementara Kaulan (60), tukang potong rambut mengatakan, salah satu pemilik toko melakukan perlawanan.

"Kepala Agus dipukul pistol bagian belakang, lumayan parah," ujar Kaulan.

Sementara itu, hingga kini petugas identifikasi Polres Kediri masih melakukan olah tempat kejadian perkara. Sehingga belum ada konfirmasi dari pihak terkait.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau