Pelatih Roberto Mancini saat ini sedang berbunga-bunga. Bonus 1 juta poundsterling sudah masuk ke kantongnya setelah berhasil mengantar Manchester City menapak ke zona Liga Champions.
Itulah bentuk intensif dari pemilik klub. Suporter The Citizens pun layak berterima kasih kepada Mancini karena tangan dinginnya juga telah memberi trofi Piala FA yang menghapus dahaga suporter selama 35 tahun.
Sukses The Citizens mengamankan tiket Liga Champions untuk pertama kalinya tak lepas dari hasil kemenangan 1-0 atas Tottenham Hotspur. Bahkan, jika mampu mengalahkan Stoke City, tim biru langit itu bisa melewati Arsenal di peringkat tiga.
Sudah menjadi rahasia umum kalau pemilik klub Sheikh Mansour menjadikan peringkat empat sebagai target minimum klub pada musim ini. Tidak main-main, untuk mencapai ambisi ini, manajemen klub telah menghabiskan lebih 350 miliar poundsterling untuk belanja pemain sejak klub itu dibeli pada Agustus 2009.
Di awal musim, bahkan Mancini sudah dijanjikan akan mendapat insentif sebesar 1 juta poundsterling jika mampu meloloskan City ke Liga Champions. Janji itu akhirnya dipenuhi karena Mancini bisa mencapai target yang diinginkan.
Bagi Mancini, kesuksesan ini merupakan buah dari kerja kerasnya. Pelatih yang sukses memberi gelar juara Liga Italia untuk klub Inter Milan itu didatangkan pada Desember 2009 menggantikan Mark Hughes yang dipecat.
Awalnya, perjuangan Mancini tidak berjalan dengan mudah. Pelatih berusia 46 tahun ini bahkan sempat mendapat kecaman menyusul hasil buruk di awal musim. Di akhir kompetisi, Mancini cuma bisa membawa Manchester City di peringkat lima.
Kegagalan di musim pertama menjadi pelajaran buat Mancini. Musim ini dia mulai merasakan buahnya. Mancini bahkan sudah mendapat dukungan dari pemilik klub serta ketua eksekutif Garry Cook untuk belanja pemain lagi.
”Jika Anda tidak memenangkan gelar dalam rentang waktu lama, dan Anda tidak membeli pemain bagus, Anda tidak akan bisa menang dan itu sangat mustahil,” ujar Mancini.
”Anda boleh saja punya manajer terbaik di dunia, tukang sulap di bangku cadangan. Namun, jika Anda tidak belanja pemain, semua klub yang membeli pemain bagus akan jadi juara,” kata Mancini.