Lahm Siap Bermain dengan "Gay"

Kompas.com - 19/05/2011, 03:41 WIB

MUENCHEN, KOMPAS.com Bek Bayern Muenchen, Philip Lahm menilai, pemain sepak bola profesional yang secara terbuka mengaku dirinya gay akan sulit untuk bisa diterima, khususnya dalam sepak bola Jerman. Lahm mengatakan, akan banyak tantangan yang harus dihadapi para pemain itu, tak hanya di lapangan, tetapi juga di luar lapangan, jika ia akhirnya mengungkap identitasnya.

"Bagi orang yang mengalaminya, akan sangat sulit. Seorang pemain bola yang secara terbuka mengaku sebagai seorang gay akan menerima komentar yang kasar," ujar Lahm seperti dikutip majalah Jerman, Bunte.

"Namun, aku sendiri tidak punya masalah (bermain dengan) seorang gay," sambungnya.

Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) Theo Zwanziger sendiri meminta para pemain yang merupakan seorang gay untuk segera menunjukkan diri. Ia pun berjanji akan membantu dan menyambut mereka dengan tangan terbuka.

"Saya akan menyambut gembira jika pemain sepak bola keluar dan mengaku dirinya gay. Dia (pemain yang mengaku gay) akan mendapat dukungan dari DFB dan juga saya," kata Zwanziger beberapa waktu lalu. (BUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau