Maradona: Coret Tevez? Batista Mabuk

Kompas.com - 19/05/2011, 07:15 WIB

BUENOS AIRES, KOMPAS.com — Legenda Argentina, Diego Maradona, mengaku bingung dengan keputusan pelatih tim nasional Argentina, Sergio Batista, yang tidak memasukkan penyerang Carlos Tevez dan Sergio Aguero dalam skuad untuk dua pertandingan terdekat. Maradona mengatakan, mungkin Batista sedang mabuk ketika membuat keputusan itu.

Tim "Tango" akan berhadapan dengan Nigeria pada laga persahabatan 1 Juni mendatang. Empat hari kemudian, Pablo Zabaleta dan kawan-kawan akan menghadapi Polandia di Warsawa. Tevez sendiri sudah tidak pernah membela tim nasional sejak pertandingan persahabatan melawan Spanyol, September silam.

Tanpa kedua pemain itu, Batista akan mengandalkan striker-striker "hijau" macam Jonathan Cristaldo (Metalist/Ukraina), Pablo Piatti (Almeria/Spanyol), Marco Ruben (Villarreal/Spanyol), Franco Jara (Benfica/Portugal), dan Mauro Boselli (Genoa/Italia). Menurut media-media Argentina, pemain-pemain muda ini juga yang akan dibawa Batista pada Copa America 2011 Argentina, Juli mendatang.

"Apa yang tidak bisa saya mengerti adalah situasi (Tevez). Bagaimana mungkin mereka mengatakan ada penyerang yang lebih baik daripada Tevez. Dia (Batista) mungkin sedang mabuk atau benar-benar tidak normal," ujar Maradona.

"Dia (Aguero) dan Tevez adalah pemain yang telah mendapatkan pengakuan luar biasa dari dunia sepak bola. Kita tidak berbicara tentang pemain yang baru sekadar menjanjikan. Jika Anda melihat Humberto Grondona (Presiden Federasi Sepak bola Argentina), seperti mengajari anak-anak 15 tahun untuk menendang lawan. Melihat itu, Anda seperti ingin menembak diri Anda sendiri."

"Semua orang mengkritik saya (saat di Piala Dunia 2010). Namun, tim saat ini, yang ada hanyalah lelucon dan tidak ada yang mengkritik. Ini adalah perbedaan (zaman saya dan Batista). Menurut pendapat saya, kami telah mengambil 1.000 langkah mundur," tuntas legenda Napoli tersebut. (TYCS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau