Musim Sempurna Porto

Kompas.com - 20/05/2011, 04:28 WIB

Dublin, Kamis - Sentuhan pelatih Andre Villas-Boas membawa FC Porto menjalani musim yang sempurna setelah menyabet juara Liga Europa untuk ketujuh kali, melengkapi gelar Liga Portugal dan Piala Super. Musim ini akan semakin berkesan jika Minggu nanti Porto memenangi final Piala Portugal.

Falcao membawa Porto menyabet juara Liga Europa melalui gol di menit ke-44. Penyerang asal Kolombia ini menyundul bola umbang Fredy Guarin untuk menjebol gawang sesama klub Portugal, SC Braga.

Gol tunggal Falcao di final Liga Europa ini mengukuhkan Falcao sebagai pemegang rekor gol terbanyak dalam satu musim dengan 17 gol dari 14 laga. Falcao memecahkan rekor 15 gol Juergen Klinsmann bersama Bayern Muenchen yang bertahan selama 15 tahun.

”Tujuh belas gol sangat memuaskan, tetapi yang paling penting adalah sesuatu yang kami menangi. Kuncinya adalah kekompakan tim,” ujar Falcao di soccernet.

Braga yang tampil menggebrak di awal pertandingan sempat memperoleh peluang emas melalui Custodio. Sayang, tendangannya dari sudut kotak penalti melebar. Setelah itu, permainan diambil alih Porto dan Braga pun mulai bermain bertahan.

Para pemain Braga yang disiplin bertahan mulai melakukan sejumlah kesalahan menjelang turun minum. Mereka lengah dalam penguasaan bola dan menjaga para pemain serang Porto. Berbagai keteledoran itu berujung gol Falcao di menit ke-44.

Serangan balik Braga melalui Mossoro nyaris menyamakan kedudukan setelah ia tinggal berhadapan dengan kiper Helton. Kans itu berantakan karena bola sepakan Mossoro berhasil diselamatkan oleh Helton.

Kemenangan di Liga Europa ini merupakan kelanjutan musim yang mengesankan bagi Porto. Setelah memenangi Liga Portugal tanpa pernah kalah, Minggu nanti Porto berusaha meraih treble dengan mengalahkan Guimaraes di Piala Portugal.

Sorotan ke Villas-Boas

Kemenangan di Stadion Aviva, Dublin, Irlandia, itu sekaligus mengukuhkan posisi pelatih Porto Andre Villas-Boas sebagai pelatih termuda, di usia 33 tahun, yang menjuarai kompetisi antarklub UEFA.

Villas-Boas pun berada dalam sorotan pada bursa transfer pelatih. Spekulasi kepindahannya ke Stamford Bridge, markas Chelsea, berembus makin kencang. Ia dirumorkan akan menggantikan Carlo Ancelotti yang tidak mempersembahkan trofi apa pun musim ini. Namun, spekulasi itu langsung dibantah Villas-Boas. Ia ingin tetap bersama Porto dan bersama-sama berjuang di Liga Champions musim depan. Ia juga menegaskan duo bombernya, Hulk dan Falcao, tetap bertahan. ”Spekulasi itu normal bagi para pelatih dan pemain di seluruh dunia,” ujar Villas-Boas.

”Namun, tidak mudah bagi pemain-pemain berbakat ini meninggalkan kami. Hulk akan dilepas dengan syarat 100 juta, tidak mudah bagi klub mana pun untuk membayarnya. Falcao dibanderol 30 juta. Ini sangat sulit bagi klub untuk menggelontorkan uang sebesar itu. Ini bukan tidak mungkin, tetapi mari berharap kita bisa mempertahankan mayoritas pemain berbakat kami,” ujar Villas-Boas.

Villas-Boas mendedikasikan kemenangannya di Liga Europa itu kepada Sir Bobby Robson yang memberinya kesempatan terjun dalam dunia sepak bola saat berusia 16 tahun. Robson mendaftarkannya dalam berbagai pelatihan pelatih.

Sebelum melatih Porto, Villas-Boas sempat bekerja sama dengan Jose Mourinho sebagai pemantau bakat di Porto, Chelsea, dan Inter Milan. Mourinho mengenalkan Villas-Boas dengan sepak bola profesional. Ia pun mengaku terinspirasi oleh strategi menyerang Pep Guardiola.

”Saya mendedikasikan kemenangan ini kepada seluruh staf teknik, para pemain, dan suporter. Saya juga ingin memberikan penghargaan untuk Pep Guardiola dan Jose Mourinho,” ujar Villas-Boas seperti dikutip The Guardian. (Reuters/AFP/ANG)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau