Falcao membawa Porto menyabet juara Liga Europa melalui gol di menit ke-44. Penyerang asal Kolombia ini menyundul bola umbang Fredy Guarin untuk menjebol gawang sesama klub Portugal, SC Braga.
Gol tunggal Falcao di final Liga Europa ini mengukuhkan Falcao sebagai pemegang rekor gol terbanyak dalam satu musim dengan 17 gol dari 14 laga. Falcao memecahkan rekor 15 gol Juergen Klinsmann bersama Bayern Muenchen yang bertahan selama 15 tahun.
”Tujuh belas gol sangat memuaskan, tetapi yang paling penting adalah sesuatu yang kami menangi. Kuncinya adalah kekompakan tim,” ujar Falcao di soccernet.
Braga yang tampil menggebrak di awal pertandingan sempat memperoleh peluang emas melalui Custodio. Sayang, tendangannya dari sudut kotak penalti melebar. Setelah itu, permainan diambil alih Porto dan Braga pun mulai bermain bertahan.
Para pemain Braga yang disiplin bertahan mulai melakukan sejumlah kesalahan menjelang turun minum. Mereka lengah dalam penguasaan bola dan menjaga para pemain serang Porto. Berbagai keteledoran itu berujung gol Falcao di menit ke-44.
Serangan balik Braga melalui Mossoro nyaris menyamakan kedudukan setelah ia tinggal berhadapan dengan kiper Helton. Kans itu berantakan karena bola sepakan Mossoro berhasil diselamatkan oleh Helton.
Kemenangan di Liga Europa ini merupakan kelanjutan musim yang mengesankan bagi Porto. Setelah memenangi Liga Portugal tanpa pernah kalah, Minggu nanti Porto berusaha meraih treble dengan mengalahkan Guimaraes di Piala Portugal.
Kemenangan di Stadion Aviva, Dublin, Irlandia, itu sekaligus mengukuhkan posisi pelatih Porto Andre Villas-Boas sebagai pelatih termuda, di usia 33 tahun, yang menjuarai kompetisi antarklub UEFA.
Villas-Boas pun berada dalam sorotan pada bursa transfer pelatih. Spekulasi kepindahannya ke Stamford Bridge, markas Chelsea, berembus makin kencang. Ia dirumorkan akan menggantikan Carlo Ancelotti yang tidak mempersembahkan trofi apa pun musim ini. Namun, spekulasi itu langsung dibantah Villas-Boas. Ia ingin tetap bersama Porto dan bersama-sama berjuang di Liga Champions musim depan. Ia juga menegaskan duo bombernya, Hulk dan Falcao, tetap bertahan. ”Spekulasi itu normal bagi para pelatih dan pemain di seluruh dunia,” ujar Villas-Boas.
”Namun, tidak mudah bagi pemain-pemain berbakat ini meninggalkan kami. Hulk akan dilepas dengan syarat 100 juta, tidak mudah bagi klub mana pun untuk membayarnya. Falcao dibanderol 30 juta. Ini sangat sulit bagi klub untuk menggelontorkan uang sebesar itu. Ini bukan tidak mungkin, tetapi mari berharap kita bisa mempertahankan mayoritas pemain berbakat kami,” ujar Villas-Boas.
Villas-Boas mendedikasikan kemenangannya di Liga Europa itu kepada Sir Bobby Robson yang memberinya kesempatan terjun dalam dunia sepak bola saat berusia 16 tahun. Robson mendaftarkannya dalam berbagai pelatihan pelatih.
Sebelum melatih Porto, Villas-Boas sempat bekerja sama dengan Jose Mourinho sebagai pemantau bakat di Porto, Chelsea, dan Inter Milan. Mourinho mengenalkan Villas-Boas dengan sepak bola profesional. Ia pun mengaku terinspirasi oleh strategi menyerang Pep Guardiola.
”Saya mendedikasikan kemenangan ini kepada seluruh staf teknik, para pemain, dan suporter. Saya juga ingin memberikan penghargaan untuk Pep Guardiola dan Jose Mourinho,” ujar Villas-Boas seperti dikutip The Guardian.