JAKARTA, Kompas.com - Turnamen bola voli Sampoerna Hijau Voli Proliga 2011 akan memasuki partai puncak, pada Minggu (22/5/11), di Istora Senayan Jakarta. Setelah melewati 108 pertandingan, event yang memperebutkan total hadiah Rp 1 miliar ini meloloskan dua tim terbaik di kategori putra dan putri, yang akan beradu kekuatan di final, untuk melengkapi total 112 partai.
Di bagian putra, Jakarta Sananta akan bertarung dengan "si bayi ajaib", Palembang Bank Sumsel Babel, sedangkan di sektor putri, bertemu Jakarta Popsivo Polwan dengan tim favorit juara, Jakarta Electric PLN. Empat tim ini menjadi yang terbaik setelah menyelesaikan final four di Malang, 6-8 Mei, serta di Jakarta, 13-15 Mei.
Dalam sambutannya, Manajer Marketing Sampoerna Kretek, Yasin Tofani Sadikin, mengatakan bahwa pihaknya sangat antusias menyambut grand final turnamen ini. Apalagi, event yang mulai bergulir pada 18 Februari ini menghadirkan sejumlah kejutan.
"Ada kejutan besar setelah beberapa tim tersingkir dan munculnya Jakarta Popsivo Polwan yang tampil dengan kekuatan baru. Tim ini berhasil menembus babak final four dan menjadi satu-satunya tim yang pernah mengalahkan tim kuat Jakarta Electric PLN pada musim ini. Grand final kali ini akan menjadi ajang perebutan gelar tim bola voli terbaik di Indonesia," ujarnya, Jumat (20/5/11).
Nada serupa juga keluar dari mulut Direktur Proliga, Hanny S Surkatty. Dia berharap, grand final akan menjadi partai yang seru dan menarik untuk ditonton, setelah empat tim terbaik tersebut melewati berbagai rintangan di setiap putaran.
"Karena ini final, kami mengharapkan terjadi pertarungan yang menarik dari empat tim yang berjuang untuk menjadi yang terbaik," ujar Hanny.
"Kesempatan ini tidak akan mereka sia-siakan, sehingga di final kita akan menyaksikan pertarungan final yang sangat menarik dan enak ditonton," tambahnya.
Sampoerna Hijau Voli Proliga sudah bergulir sejak 2004, dengan tujuan meningkatkan kegemaran masyarakat terhadap olahraga voli. Misi ini dinilai cukup berhasil, karena terbukti terlah diselenggarakan beragam kompetisi voli selama delapan tahun di Indonesia, dan dilaksanakan di beberapa daerah (termasuk di luar pulau Jawa).
Namun, tahun 2011 ini bakal menjadi partisipasi terakhir Sampoerna Hijau di arena Proliga, karena kontraknya selesai pada tahun ini. "Kita tidak tahu bagaimana ke depannya, karena kontraknya sampai akhir tahun. Jadi, kita lihat kemungkinannya," jelas Hanny, menanggapi bagaimana perjalanan Proliga jika ditinggal Sampoerna Hijau.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang