Pelecehan seks

Dua Wanita Mengaku Telah Dimesumi Bupati

Kompas.com - 20/05/2011, 18:04 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com — Dua perempuan berinisial LR (39) dan SR (25) melaporkan Bupati Bengkulu Selatan Reskan Efendi ke Polda Bengkulu dengan tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual.

Kepala Polda Bengkulu melalui Kepala Bidang Humas Ajun Komisaris Besar Hery Wiyanto mengatakan, laporan pertama disampaikan LR, warga Kelurahan Tanjung Mulya, Kecamatan Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

"Kami menerima laporan kasus dugaan pemerkosaan dari LR pada Rabu (18/5/2011) dan dari SR kami terima pada Kamis (19/5/2011)," katanya di Bengkulu, Jumat (20/5/2011).

Kasus pemerkosaan terhadap LR dilaporkan terjadi pada 2010, sedangkan pelecehan seksual yang dialami SR terjadi pada 10 Agustus 2009.

Hery mengatakan, laporan kedua perempuan yang sudah diterima polda tersebut akan diproses jika terdapat cukup bukti. "Kami akan serahkan kepada penyidik untuk melakukan tugasnya. Kalau cukup bukti, tentu akan ditindaklanjuti," tambahnya.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum Bengkulu Tarmizi Gumay, yang mendampingi kedua pelapor, mengatakan siap mendukung keduanya untuk mendapatkan keadilan.

Ia mengatakan, tidak tertutup kemungkinan jumlah pelapor akan bertambah karena diperkirakan terdapat sembilan perempuan lainnya yang mengaku pernah mendapat perlakuan tidak senonoh dari Reskan.

"Kami ingin ini diproses secara murni tanpa ada embel-embel politik di belakangnya. Kalau ada unsur pelanggaran, kami minta kepolisian tegas," katanya.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Selatan Reskan Efendi dalam jumpa persnya mengatakan semua laporan tersebut tidak benar dan bohong.

Reskan mengatakan, tuduhan tersebut hanya fitnah untuk menjatuhkan dirinya dan membuat malu masyarakat Bengkulu Selatan.

"Saya sudah puas difitnah. Tidak hanya kasus ini, sebelumnya saya dituduh ijazah palsu, mencuri mesin pengolah sawit, dan banyak lagi, tetapi satu pun tidak terbukti," ungkapnya.

Reskan mengatakan siap melapor balik perbuatan kedua pelapor tersebut karena sudah mencemarkan nama baiknya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau