Pembatasan Truk Akan Dievaluasi

Kompas.com - 20/05/2011, 20:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebijakan pembatasan angkutan berat dan pengalihan rute lalu lintas di Jalan Tol Dalam Kota, dinilai Kementerian BUMN bukan dicabut atau dihentikan. Kebijakan tersebut hanya sedang dievaluasi untuk segera dipermanenkan. "Kami akan evaluasi kembali, agar nanti dipermanenkan. Meski ada pihak yang merasa terbantu dengan kebijakan ini, namun disisi lain ada juga yang mengalami kesulitan," kata Menteri BUMN, Mustafa Abubakar di Jakarta, Jumat (20/5/2011).

Hal ini dikarenakan ada pihak yang merasa dirugikan dengan pemberlakuan uji coba yang semestinya berakhir pada 10 Juni mendatang. Lantaran hal itu, kebijakan ini akan dievaluasi. "Meski ada yang terbantu tapi di ruas lain ada yang kelihatannya masih mengalami kesulitan," ujar Mustafa.

Rencananya bersama pihak terkait, Pemprov DKI dan Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN akan mencari solusi yang tepat untuk semua pihak. Pada kenyataannya, pemberlakuan kebijakan ini bukan merupakan larangan melainkan hanya pengaturan.

"Hanya pengalihan jamnya saja, jam padat yakni pagi dan siang dipakai untuk pengendara umum, sedangkan untuk angkutan barang pada malam hari," papar Mustafa.

Selain itu, Kementerian BUMN bersama PT KAI juga sedang membahas jalur kereta circle line untuk wilayah Jakarta. Ini merupakan sebuah sistem angkutan penumpang berbasis kereta api yang melingkar ke penjuru kota. Salah satunya adalah menyiapkan kereta api khusus angkutan barang yang dapat mengakses pelabuhan dan bandara. Tentu harapan dari sistem ini nantinya dapat menjadi solusi yang efektif untuk mengurai kemacetan Ibu Kota.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau