Pemkot Batam Minta REI Sediakan Lahan untuk Sekolah

Kompas.com - 22/05/2011, 12:00 WIB

BATAM, KOMPAS.com -  Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, meminta pengembang perumahan di bawah naungan Real Estate Indonesia atau REI daerah ini menyediakan sebagian lahan untuk dibangun gedung sekolah oleh pemerintah.

"Selama ini Pemerintah Kota Batam kesulitan membangun sekolah karena terkendala lahan. Jadi, kami bekerja sama dengan REI Batam," kata Wali Kota Batam Ahmad Dahlan, di Batam, Sabtu. "Sebagai pengembang tentu saja orientasi mereka bisnis, jadi perlu diberikan pengertian tentang hal ini," katanya.

Di tanah tersebut, kata Dahlan, pemerintah yang akan membangun sekolah. "Kami hanya meminta penyediaan tanah, yang membangun tetap pemerintah. Kecuali, mereka memang berencana membangun sekolah sendiri," katanya. 

Dahlan juga mengaku telah melakukan pembicaraan dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam agar tanah yang dialokasikan bebas biaya sewa pakai atau uang wajib tahunan otorita (UWTO).

Selama ini, apabila ingin membangun fasilitas umum termasuk sekolah, Pemerintah Kota Batam harus mengajukan permintaan lahan pada BP Batam selaku pengelola tanah di Batam.

"Saat ini tanah BP Batam semakin terbatas. Kalaupun kami mendapatkan alokasi lahan, sering tidak sesuai untuk dibangun sekolah karena jauh dari pemukiman atau tidak matang sehingga pemerintah perlu biaya besar untuk mempersiapkannya," ucapnya.

Dewasa ini, siswa sekolah dasar dan sebagian sekolah menengah pertama di Batam harus masuk sekolah bergantian pagi dan siang karena jumlah anak usia sekolah dengan gedung sekolah, belum seimbang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau