Gedung Perkantoran Alam Sutera 20 Lantai Beroperasi 2012

Kompas.com - 23/05/2011, 20:29 WIB

SERPONG, KOMPAS.com — Memenuhi permintaan kebutuhan ruang perkantoran yang tinggi di kawasan Serpong, Tangerang, PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) mulai memasarkan kembali satu dari tiga megaproyek terbarunya, yaitu Alam Sutera Office Tower, di kawasan superblok (CBD) Alam Sutera.

Dengan total floor plate seluas 1.500 meter persegi (m2) dan luas keseluruhan 30.000 m2, gedung perkantoran Alam Sutera setinggi 20 lantai yang dibangun di atas lahan seluas 2,2 hektar ini nantinya akan dilengkapi dengan sistem keamanan terintegrasi (integrated security system), ruang parkir berkapasitas 516 unit kendaraan, individual air conditioning, serta 90 persen high efficiency floor.

Lilia Sukotjo, Direktur Pemasaran PT Alam Sutera Realty Tbk, mengemukakan bahwa Alam Sutera Office Tower ditawarkan dengan sertifikat strata title (hak milik) dengan harga mulai Rp 12 juta per m2 sampai Rp 22 juta per m2.

“Kemudahan akses merupakan nilai lebih dari kawasan ini. Alam Sutera Office Tower dapat dijangkau hanya tiga menit dari pintu keluar tol Alam Sutera, Tangerang. Selain itu, kawasan bisnis ini juga dapat ditempuh hanya 15 menit-25 menit dari kawasan Kebon Jeruk, Slipi, dan Tomang, Jakarta Barat, melalui akses tol Jakarta-Merak. Terlebih lagi daerah ini memiliki kelebihan karena tidak terkena aturan kawasan 3 in 1 sehingga mempermudah mobilitas bisnis para penghuni gedung perkantoran,” kata Lilia.

Lilia menambahkan, kebutuhan gedung perkantoran di daerah Serpong semakin besar seiring makin padatnya area komersial di Jakarta. Di sisi lain, faktor kemacetan Ibu Kota juga membuat jarak tempuh menjadi lebih lama. Oleh karena itu, Alam Sutera Office Tower hadir dengan didukung sarana infrastruktur yang cukup siap.

Proses pembangunan gedung perkantoran Alam Sutera Office Tower sendiri sudah dimulai sejak pemasangan tiang pancang pada Desember 2010 silam. Ditargetkan, pembangunan Alam Sutera Office Tower ini akan rampung pada pertengahan 2012.

“Kawasan bisnis Alam Sutera ini akan berkembang menjadi sebuah kawasan yang strategis karena di wilayah ini akan terdapat dua megaproyek Alam Sutera lainnya, yaitu Silkwood Residences (Apartment Towers) dan Mall @ Alam Sutera. Kehadiran Binus University @ Alam Sutera yang tengah dalam masa pembangunan juga menjadikan kawasan ini semakin diminati,” lanjut Lilia.

Sementara itu, secara terpisah, Corporate Secretary PT Alam Sutera Realty Tbk Hendra Kurniawan menyampaikan, untuk mengembangkan proyek office tower ini, perusahaan telah menyiapkan investasi sebesar Rp 150 miliar. “Investasi yang dibutuhkan untuk membangun Alam Sutera Office Tower adalah sekitar Rp 150 miliar,” kata Hendra.

Selain itu, kawasan bisnis Alam Sutera juga didukung fasilitas tambahan yang telah disediakan pengembang Alam Sutera, mulai dari keberadaan pusat kuliner dan hiburan Flavor Bliss, pasar modern keluarga—Pasar8, Lake Club House, Living World Mall, Sport Center, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Sama halnya dengan produk-produk Alam Sutera lainnya, Lilia meyakini, selain dapat dijadikan alternatif untuk pusat perkantoran serta pengembangan usaha, Alam Sutera Office Tower juga memiliki nilai investasi yang menjanjikan.

“Harga lahan di kawasan Serpong, terutama kawasan Alam Sutera, telah menunjukkan peningkatan signifikan dari waktu ke waktu dan hal inilah yang menjadikan Alam Sutera kini menjadi salah satu kawasan properti terbaik di wilayah Serpong yang diincar oleh para investor,” Lilia menambahkan.

Kepercayaan yang tinggi terhadap produk properti Alam Sutera itu secara nyata juga dibuktikan dengan penganugerahan penghargaan oleh majalah Investor kepada PT Alam Sutera Realty Tbk sebagai Top Performing Listed Companies 2011 dalam acara Investor Awards Best Listed Companies 2011 yang digelar di Four Seasons Hotel Jakarta, Rabu (4/5/2011). Bersama dua perusahaan lain, Alam Sutera mencatat skor tertinggi dari delapan peraih nominasi emiten terbaik dari sisi pasar saham serta catatan kinerja baik fundamental maupun teknikal terbaik selama tahun 2010. (KSP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau